Evaluasi Rencana Pola Ruang (Rencana Detail Tata Ruang) Berbasis Kerawanan Banjir di Kawasan Perkotaan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan
Muhammad Fa'iq, Dr. Lutfi Muta’ali, S.Si., M.T. ; Prof. Dr. Djati Mardiatno, S.Si., M.Si.
2024 | Tesis | S2 Geografi
Kawasan Perkotaan
Burau merupakan salah satu daerah yang sering dilanda banjir. Kejadian banjir
tercatat terjadi setiap tahun selama periode 2017 – 2023. Kejadian banjir
terparah pada tahun 2020, mengakibatkan 700 orang mengungsi dan 140 rumah
terendam. Banjir menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi terhadap aset
yang terkonsentrasi di perkotaan.
Tujuan utama
penelitian ini adalah mengkaji tingkat kerawanan banjir di Kawasan Perkotaan
Burau; mengevaluasi kesesuaian rencana pola ruang berbasis pada kerawanan
banjir di Kawasan Perkotaan Burau; dan menyusun arahan prioritas kebijakan
prioritas pemanfaatan rencana pola ruang berdasarkan kelas kerawanan banjir di
Kawasan Perkotaan Burau. Untuk mencapai tujuan, dilakukan pengumpulan data yang
terdiri dari akuisisi data tabular dan spasial terkait faktor pengontrol banjir
dan inventarisasi data kejadian banjir yang bersumber dari laporan banjir dari
pemerintah daerah, situs berita online terpercaya dan hasil interpretasi Citra
Sentinel–1 SAR menggunakan platform Google Earth Engine (GEE). Penilaian
kerawanan banjir menggunakan model statistik Information Value (IV)
dengan menghitung nilai IV berdasarkan keterkaitan kejadian banjir dan faktor
pengontrol banjir yaitu elevasi, lereng, curah hujan, jarak dari sungai, dan
tutupan lahan.
Hasil menunjukkan kawasan
rawan bencana banjir berada pada kelas kerawanan rendah dengan luas kawasan 56,233
?ri total luas Kawasan Perkotaan Burau, 29,349 ?rada pada kelas kerawanan
sedang dan 14,418 ?rada pada kelas kerawanan rendah. Wilayah
rencana pola ruang yang tidak sesuai tidak sesuai
seluas 17,755 ?n sangat tidak sesuai 4,961
?ri total luas Kawasan Perkotaan Burau, sehingga pemberian
arahan kebijakan prioritas pengembangan dan pemanfaatan ruang dalam kawasan
perkotaan dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk mitigasi
bencana banjir Kawasan Perkotaan Burau.
Burau Urban Area is
one of the areas frequently hit by flooding. Floods were recorded every year
during the period 2017 – 2023. The worst flood event was in 2020, resulting in
700 people displaced and 140 houses submerged. Floods cause casualties and
economic losses to assets concentrated in urban areas.
The main objectives
of this research are to assess the level of flood susceptibility in the Burau
Urban Area; evaluate the suitability of the spatial pattern plan based on flood
susceptibility in the Burau Urban Area; and develop policy priority directions
for the utilization of the spatial pattern plan based on the flood susceptibility
class in the Burau Urban Area. To achieve the objectives, data collection was
carried out consisting of tabular and spatial data acquisition related to flood
control factors and inventory of flood event data sourced from flood reports
from local governments, trusted online news sites and the results of Sentinel–1
SAR Image interpretation using the Google Earth Engine (GEE) platform. Flood susceptibility
assessment uses the Information Value (IV) statistical model by calculating the
IV value based on the relationship between flood events and flood–controlling
factors, namely elevation, slope, rainfall, distance from rivers, and land
cover.
The results show that
flood prone areas are in the low susceptibility class with an area of 56,233 %
of the total area of Burau Urban Area, 29,349 % area in the medium susceptibility
class and 14,418 % area in the low susceptibility class. The area of the
spatial pattern plan that is not suitable is 17,755 % and very unsuitable 4,961
% of the total area of the Burau Urban Area, so that the provision of priority
policy direction for the development and utilization of space in urban areas
can be one of the considerations for flood disaster mitigation in the Burau
Urban Area.
Kata Kunci : Kerawanan Banjir, Information Value, Kawasan Perkotaan Burau, Evaluasi Rencana Tata Ruang