Laporkan Masalah

MANAJEMEN ISU BENCANA BANJIR DI KOTA PALEMBANG (Studi Kasus pada Pengelolaan Pesan Pemberitaan tentang Bencana Banjir di Media Lokal Bulan April-Desember 2022 oleh Humas Pemerintah Kota Palembang)

Farda Mufidah Adzra, Dr. Rajiyem, S.IP., M.Si.

2024 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Hujan lebat yang melanda Kota Palembang pada tahun 2022 menyebabkan hampir seluruh area kota mengalami banjir. Persoalan banjir yang terjadi memicu penyebaran berita-berita mengenai berbagai asumsi pakar dan instansi terkait isu ketidakseimbangan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Pemerintah Kota Palembang. Dalam konteks ini, diperlukan manajemen isu oleh Humas Pemerintah Kota Palembang untuk mengelola pesan agar pemberitaan di media lokal tidak semakin meluas dan berdampak bagi citra pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen isu Humas Pemerintah Kota Palembang dalam pengelolaan pesan pemberitaan mengenai bencana banjir di media lokal pada bulan April-Desember 2022. Peneliti menggunakan teori manajemen isu yang terdiri dari lima tahap yaitu, identifikasi isu, analisis isu, perumusan strategi, implementasi program, dan evaluasi hasil. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme dan menggunakan metode studi kasus Sharan B. Merriam. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Pemerintah Kota Palembang memiliki cara pandang yang berbeda dalam manajemen isu. Identifikasi dan analisis isu dilakukan secara cepat dan tanggap, kemudian perumusan strategi yang bersifat reaktif. Pelaksanaan program dilakukan dengan memproduksi konten seragam dan menerapkan strategi mengalihkan isu negatif dengan menyebarkan berita lain, serta melakukan evaluasi menggunakan media sosial dengan pendekatan yang efektif.

The heavy rains that hit the city of Palembang in 2022 caused almost the entire city to experience flooding. The resulting flood issues triggered the spread of news regarding various assumptions from experts and institutions about the imbalance in the main duties and functions (Tupoksi) of the Palembang City Government. In this context, issue management by the Public Relations of the Palembang City Government was necessary to manage messages so that the news in local media would not further spread and impact the government's image. This study aims to describe and analyze the issue management by the Public Relations of the Palembang City Government in handling the messages regarding the flood disaster coverage in local media from April to December 2022. The researcher used the issue management theory, which consists of five stages: issue identification, issue analysis, strategy formulation, program implementation, and result evaluation. This research is qualitative descriptive in nature, with a constructivism paradigm, and employs Sharan B. Merriam's case study method. Data collection techniques include interviews and documentation. The study's results show that the Public Relations of the Palembang City Government has a different approach in issue management. Issue identification and analysis are conducted quickly and responsively, followed by reactive strategy formulation. Program implementation is carried out by producing uniform content and applying a strategy to divert negative issues by spreading other news, along with conducting evaluations using social media with an effective approach.

Kata Kunci : Bencana Banjir, Humas Pemerintah, Manajemen Isu, Media

  1. S2-2024-509700-abstract.pdf  
  2. S2-2024-509700-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-509700-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-509700-title.pdf