Laporkan Masalah

PERENCANAAN KOMUNIKASI STRATEGIS PROGRAM KESEHATAN MENTAL PADA ORGANISASI PEMERINTAH (Studi Kasus Layanan Konsultasi “Treasury Wellbeing Program” untuk Pegawai pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Tahun 2020-2023)

Muhammad Fithrah, Dr. Rajiyem, S.I.P., M.Si.

2024 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Isu kesehatan mental merupakan hal yang masih dianggap tabu dan belum terlalu diminati untuk dikonsultasikan sehingga perlu perencanaan komunikasi strategis untuk mendorong pegawai memanfaatkan fasilitas kesehatan mental yang disediakan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perencanaan komunikasi dalam rangka kampanye kepada pegawai untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan mental. Studi kasus dilakukan pada layanan konsultasi kesehatan mental “Treasury Wellbeing Program” pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan. Penelitian ini mendalami perencanaan komunikasi strategis pada layanan “Treasury Wellbeing Program” pada tahun 2020-2023. Periode ini dipilih sebagai periode empat tahun awal layanan ini dijalankan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus Robert K. Yin yang pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara dan studi dokumen  secara mendalam. Pemikiran yang digunakan sebagai landasan adalah konsep perencanaan komunikasi strategis dari Patterson dan Radtke yang merangkum aktivitas perencanaan komunikasi strategis menjadi tujuh tahap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, walaupun tidak dibuat dalam kerangka kerja perencanaan komunikasi di tiap periode, aktivitas perencanaan komunikasi strategis pada “Treasury Wellbeing Program” telah dijalankan. Namun, dengan tidak adanya kerangka kerja perencanaan komunikasi menyebabkan aktivitas perencanaan komunikasi belum sepenuhnya dijalankan dengan detail, terstruktur, dan konsisten di tiap periode.

Mental health issues are still considered taboo and are not yet widely discussed, so strategic communication planning is needed to encourage employees to utilize mental health facilities provided by the organization. This study aims to describe communication planning in the context of a campaign for employees to utilize mental health facilities. A case study was conducted on the mental health consultation service "Treasury Wellbeing Program" at the Directorate General of Treasury, Ministry of Finance. This study explores strategic communication planning for the "Treasury Wellbeing Program" service in 2020-2023. This period was chosen as the initial four-year period for this service to be implemented. This study was conducted using a qualitative descriptive approach with the Robert K. Yin case study method, data collection was carried out through in-depth interviews and document studies. The idea used as a basis is the concept of strategic communication planning from Patterson and Radtke which summarizes strategic communication planning activities into seven stages. The results of this study indicate that, although not made in the communication planning framework in each period, strategic communication planning activities in the "Treasury Wellbeing Program" have been carried out. However, the absence of a communication planning framework means that communication planning activities have not been fully implemented in detail, in a structured and consistent manner in each period.

Kata Kunci : Perencanaan Komunikasi Strategis, Treasury Wellbeing Program, Direktorat Jenderal Perbendahaaraan

  1. S2-2024-500115-abstract.pdf  
  2. S2-2024-500115-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-500115-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-500115-title.pdf