Laporkan Masalah

SCAM AND TRUST: STUDI KASUS KEGAGALAN KONSER MUSIK “IRAMA GEMBIRA” DI YOGYAKARTA

Addin Al Amin, Dr. Gabriel Roosmargo Lono Lastoro Simatupang, M.A.

2024 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYA

Konser musik di era ini menjadi sebuah hiburan untuk merelaksasikan pikiran atas kejenuhan kehidupan sehari-harinya, dengan menyaksikan penampilan artis atau band favoritnya. Meningkatnya demand dalam penyaksikan konser musik menjadi faktor mendorong promotor musik untuk berlomba-lomba untuk menyelenggarakan konser musik. Salah satunya adalah konser musik “Irama Gembira 2023”. Namun peningkatan untuk memenuhi kebutuhan publik dalam menyelenggarakan konser menyisakan sebuah bencana. Terjadinya scam atau penipuan konser musik diakibatkan oleh kesalahan kalkulasi penyelenggaraanya dalam rangka untuk meningkatkan bisnis dari sebuah promotor konser musik, khususnya di Yogyakarta. Hal tersebut menimbulkan trust publik menjadi menurun untuk membeli tiket konser musik yang ada di Yogyakarta.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami praktik dan kegagalan promotor konser musik secara Antropologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode wawancara dan studi kepustakaan. Informan yang dipilih sebagai sumber informasi dalam pelaksanaan wawancara merupakan pelaku industri konser musik, yakni “Temu Creative” sebagai promotor konser musik “Irama Gembira 2023” dan media musik “Ykvvknd” dan “Warga Gigs”. Wawancara dengan Co-Founder “Temu Creative” dilakukan pada bulan Januari 2024, sedangkan dengan media musik “Ykvvknd” dan “Warga Gigs” dilakukan pada bulan Februari 2024.. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa faktor kegagalan didapatkan melalui dua faktor, yakni melalui faktor internal dan eksternal. Faktor internal dalam penelitian ini menjelaskan mengenai “Temu Creative” sebagai internal dan promotor konser musik “Irama Gembira 2023”. Sedangkan faktor eksternal menjelaskan tentang kondisi publik terhadap kegagalan konser musik yang diselenggarakan oleh promotor lain, serta kondisi publik terhadap kegagalan konser musik “Irama Gembira 2023”.

Kesimpulan yang didapat dari penelitan ini adalah scam atau penipuan oleh promotor “Juwana Creative” menjadi penyebab utama kegagalan konser musik “Irama Gembira 2023”. Dampak yang ditimbulkan yakni, menurunnya trust publik selaku pasar konser musik mengenai daya beli tiket konser musik “Irama Gembira 2023”.

Music concerts in this era have become an entertainment to relax the mind over the boredom of everyday life, by watching the performance of their favorite artist or band. The increasing demand in watching music concerts is a factor encouraging music promoters to compete to organize music concerts. One of them is the "Irama Gembira 2023" music concert. However, the increase in meeting public needs in organizing concerts has left a disaster. The occurrence of a music concert scam or fraud is caused by the miscalculation of its organizers in order to increase the business of a music concert promoter, especially in Yogyakarta. This has caused public trust to decrease to buy tickets for music concerts in Yogyakarta.

The purpose of this research is to understand the practice and failure of music concert promoters Anthropologically. The method used in this research is the interview method and literature study. The informants selected as sources of information in conducting interviews are actors in the music concert industry, namely "Temu Creative" as a music concert promoter "Irama Gembira 2023" and music media "Ykvvknd" and "Warga Gigs". The interview with the Co-Founder of "Temu Creative" was conducted in January 2024, while with the music media "Ykvvknd" and "Warga Gigs" was conducted in February 2024. The results obtained from the research are that the failure factors are obtained through two factors.

The conclusion obtained from this research is that scam or fraud by the promoter "Juwana Creative" is the main cause of the failure of the "Irama Gembira 2023" music concert. The impact caused is the decline in public trust as a music concert market regarding the purchasing power of the "Irama Gembira 2023" music concert ticket.

Kata Kunci : konser musik, Irama Gembira 2023, scam, trust

  1. S1-2024-446218-abstract.pdf  
  2. S1-2024-446218-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-446218-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-446218-title.pdf