Laporkan Masalah

Sosialisasi Perilaku Prososial di Layanan Pendidikan Anak Usia Dini: Perbandingan Strategi Sosialisasi Selama dan Sesudah Pandemi Covid-19 (Studi Deskriptif TK Negeri Pembina Kab. Karanganyar)

Mutiara Martiarini, Dr. Amelia Maika, S.Sos, M.A.

2024 | Skripsi | Sosiologi

Pengembangan aspek prososial menjadi bagian dari kualitas tumbuh kembang anak dan sudah semestinya dilakukan sejak dini. Optimalisasi sosialisasi perilaku prososial salah satunya dilakukan dengan mengikutsertakan anak di Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kehadiran pendidik dan teman sebaya di layanan PAUD mendukung proses internalisasi dan praktik perilaku prososial pada anak. Pada pelaksanaannya, pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap pelaksanaan sosialisasi perilaku prososial di layanan PAUD. Pendidik harus mempersiapkan strategi sosialisasi perilaku prososial yang dapat memenuhi kebutuhan belajar anak. Selain membutuhkan strategi sosialisasi, pendidik harus berkerjasama dengan orangtua untuk memaksimalkan pelaksanaan BDR (Belajar dari Rumah) selama pandemi Covid-19.  

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta berbasis Teori Behavioral Sociology dari Burrhus Frederic Skinner yang menekankan pada pemberian penghargaan/reward sebagai stimulus perilaku yang diinginkan dan pemberian sanksi edukatif untuk menghindari perilaku yang diinginkan. Teori kedua yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu Teori Sosialisasi dari George Herbert Mead. Teori ini menekankan bahwa perilaku bersifat mekanik dan dibutuhkan pihak ketiga yang memberikan sosialisasi untuk melahirkan perubahan pada diri seseorang. Data yang didapatkan meliputi hasil wawancara secara langsung terhadap informan yaitu pendidik PAUD, kepala sekolah, dan orangtua anak sebagai pihak yang memberikan informasi tambahan terkait pelaksanaan BDR. 

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa sosialisasi perilaku prososial di layanan PAUD dilakukan melalui proses pembiasaan, pembentukan pengalaman, dan pembelajaran yang didukung dengan penggunakan metode pembelajaran yang inovatif. Sedangkan sosialisasi perilaku prososial sesudah pandemi Covid-19 dilakukan dengan pemanfaatan media online dengan model pembelajaran yaitu penugasan, Zoom Meeting, dan home visit. Pelaksanaan BDR juga tidak terlepas dari peran orangtua yang memberikan pendampingan belajar pada anak. 


Developing prosocial aspects is part of the quality of a child's growth and development and should be done from an early age. Optimizing the socialization of prosocial behavior is done by involving children in Early Childhood Education institutions (PAUD). The presence of educators and peers in PAUD institutions supports the internalization process and practice of prosocial behavior in children. In practice, the Covid-19 pandemic has had an impact on the implementation of prosocial behavior outreach in PAUD institutions. Educators must prepare prosocial behavior socialization strategies that can meet children's learning needs. Apart from requiring a socialization strategy, educators must work together with parents to maximize the implementation of BDR (Learning from Home) during the Covid-19 pandemic.

This research uses a qualitative research method with a descriptive approach and is based on Burrhus Frederic Skinner's Behavioral Sociology Theory which emphasizes giving rewards as a stimulus for desired behavior and providing educational sanctions to avoid desired behavior. The second theory used to analyze this research is George Herbert Mead's Socialization Theory. This theory emphasizes that behavior is mechanical and requires a third party to provide socialization to bring about changes in a person. The data obtained includes the results of direct interviews with informants, namely PAUD educators, school principals, and children's parents as parties who provide additional information regarding the implementation of BDR.

Based on the results of the research conducted, it can be seen that the socialization of prosocial behavior in PAUD institutions is carried out through a process of habituation, experience formation and learning which is supported by the use of innovative learning methods. Meanwhile, socialization of prosocial behavior after the Covid-19 pandemic was carried out by using online media with learning models, namely assignments, Zoom meetings and home visits. The implementation of BDR cannot be separated from the role of parents who provide learning assistance to children.


Kata Kunci : Sosialisasi perilaku prososial, Layanan PAUD, Pandemi Covid-19

  1. S1-2024-424749-abstract.pdf  
  2. S1-2024-424749-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-424749-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-424749-title.pdf