Perencanaan Model Bisnis Produk Perawatan Diri Alami "Gava Goods"
BEN SUMURUNG AMA, Boyke Rudy Purnomo, S.E., M.M., PhD., CFP
2022 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Pengetahuan masyarakat mengenai masalah kesehatan dan lingkungan yang semakin meningkat membuat mereka juga semakin sadar akan efek buruk dari produk perawatan diri yang mereka gunakan. Sebuah perusahaan bidang informasi global serta media, Nielsen, dalam laporannya yang berjudul Sustainable Shoppers: Buy the Change They Wish to See in the World menyebutkan bahwa kesadaran konsumen terhadap tanggung jawab lingkungan ini terutama di kalangan anak muda, milenial (85%) dan gen Z (80%). Lebih dari 73% konsumen mengatakan siap beralih ke produk-produk yang lebih ramah lingkungan dan 41% menyatakan lebih memilih produk-produk berbahan alami. Walaupun demikian, kesadaran konsumen sering kali terhambat oleh rutinitas sehari-hari yang begitu padat sehingga lupa untuk merawat diri. Perawatan diri sangat penting untuk seseorang sebagai kompensasi atas rutinitas harian yang melelahkan tubuh dan jiwa. Oleh karena itu dibutuhkan produk perawatan diri alami yang dapat digunakan di tengah rutinitas harian seseorang sehingga tercapai kesehatan fisik dan mental yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan model bisnis Gava Goods yang mengusung konsep "Recharge Ritual" dimana perawatan tubuh dilakukan sebagai rangkaian kegiatan untuk mengembalikan kesehatan fisik dan mental. Adapun produk perawatan diri alami yang dihasilkan yaitu Gava Soap, Gava Candle, Gava Sleep, dan Gava Tea. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metoda pengumpulan data berupa observasi, dan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan peta empati dan sembilan blok bangunan kanvas model bisnis, serta analisis kelayakan bisni. Berdasarkan analisis finansial, Gava Goods menghasilkan proyeksi nilai NPV (Net Present Value) sebesar Rp208.640.000, IRR 109% dan Payback Period (PP) selama 3 tahun 2 bulan. Hal ini menunjukkan model bisnis Gava Goods layak untuk dijalankan.
The increasing public knowledge about health and environmental issues, makes them also more aware of the bad effects of the self-care products they use. A global information and media company, Nielsen, in its report entitled Sustainable Shoppers: Buy the Change They Wish to See in the World states that consumer awareness of environmental responsibility is especially among young people, millennials (85%) and gene Z (80%). More than 73% of consumers say they are ready to switch to products that are more environmentally friendly and 41% say they prefer products made from natural ingredients. Even so, consumer awareness is often hampered by daily routines that are so hectic that they forget to take care of themselves. Self-care is very important for a person as a compensation for the tiring daily routine of body and soul. Therefore, natural self-care products are needed that can be used in the midst of one's daily routine so as to achieve good physical and mental health. This study aims to plan a G�va Goods business model that carries the concept of "Recharge Ritual" in which self-care is carried out as a series of activities to restore physical dan mental healt. The natural self care products produced are Gava Soap, Gava Candle, Gava Sleep, and Gava Tea. The research design was descriptive qualitative with data collection methods in the form of observation and interviews which were then analyzed using empathy maps and nine blocks of business model canvas buildings, as well as business feasibility analysis. Based on financial analysis, Gava Goods produces a projected NPV (Net Present Value) of IDR 208,640,000, an IRR of 109% and a Payback Period (PP) of 3 years and 2 months. This shows that the Gava Goods business model is feasible to run.
Kata Kunci : self-care, natural, Gava Goods