APLIKASI RANTAI MARKOV UNTUK MENGANALISIS PANGSA PASAR BERDASARKAN BAURAN PEMASARAN (Studi Kasus Pada Produk Mie Instant Di Daerah Pemasaran Kota Madya Yogyakarta)
Catharina Heni Nurwaluyawati, Ir. Soemangat, M. Sc.; Ir. Dr. Joko Guritno, M. SIE
1992 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANPenelitian ini merupakan penelitian survai, dengan responden yang terdiri atas konsumen mie instant di Kota madya Yogyakarta. Beberapa merk mie instant yang digunakan sebagai sampel adalah Sarimi, Inter Hi, Supermi, Aseli Hi dan Indomie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indomie berhasil menguasai pangsa pasar , baik pada periode penelitian yaitu bulan Juni (62%) dan Juli (56%) maupun saat terca painya kondisi ekuilibrium (43,54%). Uji Independensi menunjukkan bahwa tingkat pendapatan berpengaruh terhadap pembelian dan pemilihan merk mie instant. Sedangkan dari Uji Proporsi menunjukkan bahwa pada kedua periode peneli tian ini proporsi konsumsi konsumen terdistribusi merata pada kelima merk yang diteliti. Pendapat tentang harga produk Indomie, adalah "mahal" (26%) dan "sangat mahal"(18%), sehingga seharusnya kebanyakan responden memilih produk yang dianggap "murah'"; yaitu Aseli Hi (36%), dan Inter Hi (46%). Walaupun demikian, sebagian besar, respon Hasil Analisis Regresi dengan Metode Stepwise Regression, dari 11 calon regresor, ternyata hanya 5 regresor yang berpengaruh terhadap tingkat kesukaan dengan persamaan : Y = -0.9254 + 0.5335 X3 + 0.0869 X4 + 0.1966 X6 + 0.1579 X7 + 0.2448 X8 (X3 : mutu/cita rasa, X4 : kemudahan dalam mendapatkan, X6 : berat tiap bungkus, X7 : promosi, X8 : iklan) • Uji Independensi menunjukkan bahwa tingkat pendapatan berpengaruh terhadap pembelian Tetapi .dari hasil Analisis Regresi ternyata faktor harga (X2) tidak masuk ke persa maan, yang berarti faktor harga tidak dipertimbangkan konsumen dalam pembelian mie instant. Implikasi hasil penelitian ini bagi perusaha~n. adalah : (1) Perlunya diferensiasi produk, sebab sebagian besar responden (58%) berpendapat bahwa Indomie mempunyai mutu/cita rasa yang lebih baik dan memberikan variasi rasa yang lebih banyak, dan (2) Sebaiknya perusahaan melakukan strategi meliput pasar secara serba-sama, artinya meng abaikan berbagai perbedaan yang ada pada segmen pasar yang dimasukinya, dalam hal ini terutama mengabaikan perbedaan tingkat pendapatan
Penelitian ini merupakan penelitian survai, dengan responden yang terdiri atas konsumen mie instant di Kota madya Yogyakarta. Beberapa merk mie instant yang digunakan sebagai sampel adalah Sarimi, Inter Hi, Supermi, Aseli Hi dan Indomie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indomie berhasil menguasai pangsa pasar , baik pada periode penelitian yaitu bulan Juni (62%) dan Juli (56%) maupun saat terca painya kondisi ekuilibrium (43,54%). Uji Independensi menunjukkan bahwa tingkat pendapatan berpengaruh terhadap pembelian dan pemilihan merk mie instant. Sedangkan dari Uji Proporsi menunjukkan bahwa pada kedua periode peneli tian ini proporsi konsumsi konsumen terdistribusi merata pada kelima merk yang diteliti. Pendapat tentang harga produk Indomie, adalah "mahal" (26%) dan "sangat mahal"(18%), sehingga seharusnya kebanyakan responden memilih produk yang dianggap "murah'"; yaitu Aseli Hi (36%), dan Inter Hi (46%). Walaupun demikian, sebagian besar, respon Hasil Analisis Regresi dengan Metode Stepwise Regression, dari 11 calon regresor, ternyata hanya 5 regresor yang berpengaruh terhadap tingkat kesukaan dengan persamaan : Y = -0.9254 + 0.5335 X3 + 0.0869 X4 + 0.1966 X6 + 0.1579 X7 + 0.2448 X8 (X3 : mutu/cita rasa, X4 : kemudahan dalam mendapatkan, X6 : berat tiap bungkus, X7 : promosi, X8 : iklan) • Uji Independensi menunjukkan bahwa tingkat pendapatan berpengaruh terhadap pembelian Tetapi .dari hasil Analisis Regresi ternyata faktor harga (X2) tidak masuk ke persa maan, yang berarti faktor harga tidak dipertimbangkan konsumen dalam pembelian mie instant. Implikasi hasil penelitian ini bagi perusaha~n. adalah : (1) Perlunya diferensiasi produk, sebab sebagian besar responden (58%) berpendapat bahwa Indomie mempunyai mutu/cita rasa yang lebih baik dan memberikan variasi rasa yang lebih banyak, dan (2) Sebaiknya perusahaan melakukan strategi meliput pasar secara serba-sama, artinya meng abaikan berbagai perbedaan yang ada pada segmen pasar yang dimasukinya, dalam hal ini terutama mengabaikan perbedaan tingkat pendapatan
Kata Kunci : Rantai Markov