Hubungan Pengetahuan Gizi Olahraga dengan Sikap dan Keterampilan Ahli Gizi Sebagai Tenaga Keolahragaan
OSHI ZULFA SANIYA, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., Dietisien, MPH.;Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes
2023 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANLatar belakang: Gizi merupakan aspek penting dalam mendukung performa atlet. Sebagai salah satu bagian dari tenaga keolahragaan, ahli gizi berperan dalam pelaksanaan asuhan gizi atlet, namun pada praktiknya peran ahli gizi keolahragaan masih belum optimal. Maka dari itu perlu dilakukan kajian dan evaluasi mengenai kompetensi serta kesiapan ahli gizi dalam melakukan praktik asuhan gizi atlet. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan gizi olahraga dengan sikap dan keterampilan ahli gizi sebagai tenaga keolahragaan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian sekunder dari pilot project penempatan ahli gizi di PPLP dan SKO Kemenpora RI yang mana menggunakan data sekunder dari hasil seleksi ahli gizi tersebut. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross-sectional. Korelasi Somers'd digunakan untuk uji statistik dalam penelitian ini. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi olahraga pada kategori cukup, sikap pada kategori kurang baik dan keterampilan gizi olahraga pada kategori terampil. Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi olahraga dengan sikap ahli gizi (p=0,075). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi olahraga dengan keterampilan gizi olahraga (p=0,019). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi olahraga dengan sikap ahli gizi. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi olarhaga dengan keterampilan gizi olahraga.
Background: Nutrition is one of important aspect of athlete's performance. Sport nutrition has role to support nutrition care process of the athletes. However, their role still needs enhancement. Therefore, research and evaluation about sport nutrition's competencies are needed. Objective: To determine the association of sport nutrition knowledge to the attitude and skill of sport nutritionist. Methods: An observational study with cross-sectional design that using secondary data form the implementation of sport nutrition in PPLP and SKO in Indonesia. Somers'd correlation is used for statistical tests in this study. Result: Most respondent had moderate sport nutrition knowledge, and low in attitude and skill. There was no association between sport nutrition knowledge and attitude (p=0,075) and there was an association between sport nutrition knowledge and skill (p=0,019). Conclusion: There was no association between sport nutrition knowledge and attitude and there was an association between sport nutrition knowledge and skill.
Kata Kunci : pengetahuan gizi olahraga, sikap, keterampilan, ahli gizi, tenaga keolahragaan