Laporkan Masalah

Diskursus Publik : Tagar SaveKomodo dalam Proses Perumusan Kebijakan Tata Kelola Taman Nasional Komodo

ANISA TRI PRASTIWI, Dr. Subando Agus Margono, M.Si.

2022 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Ruang publik tidak hanya dilihat sebagai tempat masyarakat berkumpul dan berinteraksi. Ruang publik dapat menciptakan suatu diskursus yang mengandung berbagai tema seperti kebijakan, politik, sosial, dan ekonomi. #SaveKomodo merupakan bentuk diskursus publik yang muncul melalui media virtual Twitter. Kehadiran diskursus publik mengenai #SaveKomodo sebagai bentuk agregasi kepentingan publik mengenai isu kebijakan negara mengenai tata kelola di Taman Nasional Komodo yang tidak selaras dengan kepentingan publik. Dalam penelitian ini, pertanyaan yang diajukan adalah bagaimana diskursus publik berperan dalam proses kebijakan tata kelola Taman Nasional Komodo melalui #SaveKomodo di twitter? Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis jejaring sosial (SNA) dan analisis isi yang didapatkan dari Twitter. Analisis jejaring sosial digunakan untuk untuk mengetahui interaksi antar aktor. Sementara itu, analisis isi dilakukan dengan melakukan kluster pada cuitan aktor yang berisi pesan dan membentuk suatu nilai bersama. Pada analisis tersebut dihasilkan tema besar yaitu isu lingkungan dan isu kebijakan publik yang terdiri dari privatisasi dan komersialisasi yang dilakukan oleh negara. Penelitian ini menunjukkan gambaran mengenai respon publik terhadap kebijakan yang terbentuk melalui diskursus publik melalui media virtual Twitter.

Public space is not only seen as a place where people gather and interact. Public space can create a discourse that contains various themes such as policy, politics, social, and economics. #SaveKomodo is a form of public discourse that appears through the virtual media Twitter. The presence of public discourse regarding #SaveKomodo as a form of aggregation of public interest regarding issues of state policy regarding governance in Komodo National Park is not in alignment with the public interest. In this study, the research question is how public discourse has a role in the Komodo National Park governance policy process through #SaveKomodo on Twitter? The method used in this study uses social network analysis (SNA) and content analysis obtained from Twitter. Social network analysis is used to determine interactions between actors. Content analysis is carried out by clustering actor tweets that contain messages and form a shared value. The analysis produced major themes, namely environmental issues and public policy issues consisting of privatization and commercialization carried out by the state. This study shows an overview of public responses to policies formed through public discourse through the virtual media Twitter.

Kata Kunci : diskursus publik, kebijakan publik, twitter, komodo

  1. S1-2022-440165-abstract.pdf  
  2. S1-2022-440165-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-440165-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-440165-title.pdf