Wellness Center Sebagai Pusat Peningkatan Kesehatan Jiwa Di Yogyakarta Dengan Pendekatan Mindful Architecture
SHABRINA LAYYIN A, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.
2021 | Skripsi | S1 ARSITEKTURDi masa pandemi COVID-19 ini, dampak yang dirasakan tidak hanya menyerang kesehatan fisik, namun juga kesehatan jiwa secara holistik. Kesehatan jiwa yang dimaksud adalah kesehatan yang mencakup empat dimensi, yaitu: fisik, mental, spiritual, dan sosial. Di Yogyakarta, isu kesehatan jiwa sudah mulai menjadi sorotan publik yang serius, mengingat prevalensi gangguan jiwa di Yogyakarta yang cukup tinggi. Namun sayangnya, fasilitas untuk kesehatan jiwa di Yogyakarta berupa rumah sakit jiwa masih sedikit dan memiliki stigma yang buruk di masyarakat. Oleh karena itu, dipilih tipologi wellness center sebagai pusat peningkatan kesehatan jiwa yang modern dan bebas dari stigma masyarakat, serta memenuhi protokol new normal sebagai respon dari pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Mindfulness kemudian menjadi strategi yang digunakan untuk meningkatkan kesehatan jiwa, yang diaplikasikan dalam bangunan melalui pendekatan mindful architecture. Strategi mindfulness ini memiliki misi untuk meningkatkan kesadaran akan diri sendiri dan mengkoneksikan kembali antara diri pribadi dengan alam dan keadaan sekitar, sehingga tercipta keharmonisan yang diharapkan mampu mengokohkan kesehatan jiwa.
In the wake of the global COVID-19 pandemic, billions of people are adversely affected not only in terms of their physical well-being but also their holistic mental health. Holistic mental health means health that includes four dimensions, those are: physical, mental, spiritual, and social. In Yogyakarta, the issue of mental health is starting to take the spotlight of public attention, given the high prevalence of mental disorders in Yogyakarta. Unfortunately, facilities for mental health in Yogyakarta in the form of psychiatric hospitals are still few in number and have a bad stigma in society. Therefore, the typology of wellness center was chosen as a center to improve mental health in a modern way and free from public stigma, and fulfills the new normal protocol in response to the ongoing COVID-19 pandemic. Mindfulness then becomes a strategy used to improve mental health, which is applied in buildings through mindful architecture approach. This mindfulness strategy has a mission to increase self-awareness and reconnect oneself to nature and surroundings, so as to create inner harmony which is hoped to strengthen mental health.
Kata Kunci : Pandemi COVID-19, Kesehatan Jiwa, Wellness Center, Mindful Architecture