Keterkaitan antara Karakteristik Ruang Kampus Universitas Gadjah Mada dengan Perilaku Perjalanan Mahasiswa dalam Menggunakan Moda Menuju Kampus
TIRTA HAYUNING L, Ir. Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM
2021 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKemacetan merupakan sebuah masalah transpotasi pada banyak perkotaan dengan kepadatan penduduk dan penggunaan kendaraan bermotor pribadi yang tinggi. Salah satu gagasan untuk menangani masalah kemacetan adalah melalui perencanaan ruang yang mampu mempengaruhi perilaku perjalanan. Sebagai kota pendidikan, instansi-instansi pendidikan berperan besar dalam mempengaruhi lalu lintas di Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada (UGM) yang merupakan sebuah perguruan tinggi besar di Yogyakarta bahkan di Indonesia memiliki banyak pusat kegiatan pendidikan bagi mahasiswanya. Pusat-pusat kegiatan tersebut menimbulkan bangkitan-bangkitan perjalanan yang dilakukan oleh mahasiswa dari tempat tinggal mereka (origin) menuju kampus (destination) dengan menggunakan moda hijau atau moda bukan hijau. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara perilaku perjalanan mahasiswa yang diukur dengan proporsi penggunaan moda dan karakteristik ruang kampus yang diukur dengan heterogenitas guna lahan, kepadatan hunian, kepadatan bangunan dan proporsi guna lahan komersil dengan menggunakan metode deduktif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pusat kegiatan yang berlokasi semakin dekat dengan pusat kawasan kampus cenderung memiliki nilai karakteristik ruang yang lebih rendah. Rata-rata proporsi penggunaan masing-masing jenis moda yaitu motor (0,68996), jalan kaki (0,12474), ojeg (0,07335), mobil (0,03894), carsharing (0,03828), sepeda (0,02363), diantar (0,00774), dan bus (0,00336). Semakin tinggi nilai karakteristik ruang, maka semakin besar proporsi penggunaan jenis moda-moda hijau dan semakin kecil proprosi penggunaan jenis moda-moda bukan hijau oleh mahasiswa. Namun beberapa menunjukan hubungan yang kontradiksi. Mayoritas hubungan bersifat lemah dan setiap jenis karakteristik ruang memiliki hubungan yang berbeda-beda pada setiap jenis kelompok mahasiswa dan pada setiap jenis moda.
Congestion is a problem faced by many cities with dense populations and high automobile dependence. One idea offered to solve the problem is by using spatial planning as one of the tools for influencing travel behavior. As the City of Education, the educational institutions play a significant role in Yogyakarta's traffic situation. Universitas Gadjah Mada (UGM) is a big university in Yogyakarta even in Indonesia that has many educational activity centers for its students. Those activity centers serve as the major trip attractor for students from their residence (origin) to campus (destination) using green mode or non-green mode. The purpose of this study is to understand the relationship between student travel behavior measured by the proportion of modal usage with campus spatial characteristic factors measured by land use mix, housing density, building density, and proportion of commercial land use. This research uses a quantitative deductive method to explain the spatial characteristic of campus, student travel behavior, and the relationship between them. The result show, the activity center located closer to the middle of the university tends to have a lower spatial score. The average score for each modal usage proportion are motorcycle (0,68996), walk (0,12474), ojeg (0,07335), car (0,03894), carsharing (0,03828), bike (0,02363), drove by other but not carsharing nor ojeg (0,00774), and bus (0,00336). The higher the spatial score is, the proportion of green modes usage by a student is higher, and the proportion of non- green modes usage by a student is lower. But some of them are showing contradiction. Most of the correlations are weak and the correlation of every spatial characteristic factor is likely to be different for different groups of students and different modes.
Kata Kunci : kampus universitas, spasial, guna lahan, moda, perilaku perjalanan mahasiswa, hubungan/ university campus, spatial, land use, mode, student travel behavior, correlation