Laporkan Masalah

Analisis Semiotika Peirce Terhadap Nilai Budaya Jepang Amae, On, dan Giri Pada Film Animasi Koe No Katachi

DEO GUSTIRANDRA P, Yayan Suyana, S.S., M.A.

2021 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANG

ABSTRAK Analisis Semiotika Peirce Terhadap Nilai Budaya Jepang Amae, On, dan Giri Pada Film Animasi Koe No Katachi Deo Gustirandra Putra Karya sastra adalah sebuah tulisan-tulisan karangan manusia, yang seringkali bersifat rekaan atau khayalan, sehingga tidak perlu dicari kebenarannya pada dunia nyata. Namun, seringkali ada pula nilai-nilai budaya yang termuat di dalamnya yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada penikmat karyanya. Karya sastra ini beragam jenisnya, ada prosa, puisi, drama, cerita pendek, dan lain-lain. Karya sastra dapat disalurkan juga melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan, yang biasa dikenal dengan sebutan drama. Seiring berkembangnya zaman, drama tidak hanya dipentaskan ditempat, namun juga ada penerapan teknologi pengambilan gambar yang pada akhirnya kita kenal menjadi sebuah produk bernama film. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan film animasi Koe no Katachi sebagai objek penelitian. Penulis berusaha untuk membuktikan bahwa film ini bukan hanya hiburan semata, melainkan juga sarana untuk memberikan nilai-nilai budaya yang ada di Jepang kepada pemirsanya. Agar dapat menguak maksud-maksud tersembunyi yang mungkin tidak ditangkap oleh pemirsa dalam film animasi Koe no Katachi, penulis menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce untuk menganalisis film tersebut. Nilai-nilai budaya Jepang yang dicari oleh penulis adalah nilai budaya amae, on, dan giri. Amae adalah sebuah rasa ketergantungan, atau keinginan agar orang lain memberi perhatian kepada si pelaku amae. On merupakan sebuah tindakan baik yang diterima oleh seseorang dari orang lain. Sedangkan giri merupakan sebuah dorongan untuk melakukan sesuatu, yang seakan adalah kewajiban, yang berasal dari pemikiran-pemikiran diri sendiri. Untuk melakukan penelitian ini, penulis menonton film animasi Koe no Katachi selama beberapa kali, lalu menandai menit-menit adegan yang dirasa mencerminkan nilai-nilai amae, on, atau giri. Setelahnya, penulis memasukkan tindakan/simbol yang dirasa sebagai representamen, menjelaskan objek yang dimaksud, dan membuat interpretasi dari hubungan representamen dan objek tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai budaya amae, on, dan giri terkandung di dalam adegan-adegan di film animasi Koe no Katachi, sehingga Koe no Katachi bukanlah film yang merupakan hiburan semata, namun juga berisi nilai-nilai budaya Jepang yang bisa dipelajari oleh pemirsanya. Kata kunci: Semiotika Peirce; Koe no Katachi; Amae, On, dan Giri

ABSTRACT Peirce�s Semiotic Analysis to Japanese Culture�s Value of Amae, On, And Giri On Koe No Katachi�s Animation Movie Deo Gustirandra Putra Literary works are human writings, which have fictional or imaginary insights, so there is no need to find the truth in the real world. However, there are often cultural values ��contained in it that the author wants to convey to the audience of his work. These literary works have various types, including prose, poetry, drama, short stories, and others. Literary works can also be channeled through behavior (acting) or stage dialogue, which is commonly known as drama. Along with the development of the times, drama is not only staged on the spot, but there is also the application of shooting technology which we eventually know as a product called film. In this research, the author used the anime film Koe no Katachi as the research object. The author tries to prove that this film is not only an entertainment, but also a means to provide the audience with cultural values ��that exist in Japan. In order to uncover hidden meanings that may not be captured by viewers in the anime film Koe no Katachi, the author uses Charles Sanders Peirce's semiotic theory to analyze the film. The Japanese cultural values ��sought by the author are the cultural values ��amae, on, and giri. Amae is a feeling of dependence, or the desire for others to pay attention to the doer of amae. On is a good behavior received by someone from another person. Meanwhile, giri is an impulse to do something, which seems to be an obligation, which comes from one's own thoughts. To do this research, the writer watched the anime film Koe no Katachi for several times, then marked the minutes of the scenes that were felt to reflect the values ��of amae, on, or giri. After that, the writer enters the action/symbol that is perceived as representative, explains the object in question, and makes an interpretation of the relationship between the representative and the object. The results of this study indicate that the cultural values ��of amae, on, and giri are contained in the scenes in the anime film Koe no Katachi, so that Koe no Katachi is not a film that is merely entertainment, but also contains Japanese cultural values ��that can be learned by the audience. Key words: Peirce's Semiotics; Koe no Katachi; Amae, On, and Giri

Kata Kunci : Semiotika Peirce, Koe No Katachi, Amae, On, Giri

  1. S1-2021-399742-abstract.pdf  
  2. S1-2021-399742-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-399742-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-399742-title.pdf