Laporkan Masalah

Efisiensi Pemasaran Cabai Merah di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

ROSA OPHELIA BORU T, Prof. Dr. Ir. Masyhuri; Arini Wahyu Utami, S.P., M.Sc., Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besar margin pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran cabai merah di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, (2) mengetahui besar farmer's share pada masing-masing saluran pemasaran cabai merah di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dan (3) mengetahui efisiensi pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran cabai merah di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel petani dilakukan menggunakan metode simple random sampling dengan melibatkan 40 petani. Pengambilan sampel pedagang menggunakan metode snowball sampling dengan melibatkan 10 pedagang. Untuk mengetahui margin pemasaran, farmer's share, dan efisiensi pemasaran, digunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran cabai merah di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Saluran pendek merupakan saluran pemasaran paling efisien dengan nilai margin pemasaran paling rendah sebesar Rp5.571,43/kg, nilai farmer's share paling tinggi sebesar 82,59%, dan nilai efisiensi pemasaran paling rendah sebesar 2,40%.

This study aims to determine: (1) marketing margin from each of red chili marketing channel in Bandungan Sub District, Semarang Regency, (2) farmer's share from each of red chili marketing channel in Bandungan Sub District, Semarang Regency, and (3) the level of marketing efficiency from each of red chili marketing channel in Bandungan Sub District, Semarang Regency. The research location was chosen by purposive sampling method. The sample of farmers was conducted using simple random sampling method involving 40 farmers. The sample of merchants was conducted using snowball sampling method involving 10 merchants. Marketing margin, farmer's share, and marketing efficiency were measured by quantitative analysis. The result showed that there were 3 red chili marketing channels in Bandungan Sub District, Semarang Regency. Among the three marketing channels, the short channel is the most efficient marketing channel with the lowest marketing margin value of Rp5.571,43/kg, the highest farmer's share value of 82,59%, and the lowest marketing efficiency value of 2,40%.

Kata Kunci : saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer's share, efisiensi pemasaran

  1. S1-2021-414746-abstract.pdf  
  2. S1-2021-414746-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-414746-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-414746-title.pdf