Laporkan Masalah

Hubungan Konsumsi Buah dan Sayur dengan Konsumsi Snack Desitas Energi Tinggi pada Remaja di Wilayah Kota Yogyakarta

IFFANA LUTHFI KUMALA, Harry Freitag Luglio Muhammad, S.Gz, Dietisien, M. Sc.; Setyo Utami Wisnusanti, S.Gz., M.P.H.

2021 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Prevalensi gizi lebih pada remaja di Yogyakarta meningkat. Remaja cenderung memiliki kebiasaan makan yang buruk seperti rendahnya konsumsi buah dan sayur namun tinggi akan konsumsi snack densitas energi tinggi. Tujuan: Mengetahui hubungan konsumsi buah dan sayur harian dengan konsumsi snack densitas energi tinggi pada remaja. Metode: Penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 74 siswa di SMP Negeri 3 Yogyakarta dan SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta dilaksanakan dari April hingga Juni 2021. Subjek dipilih secara purposive. Variabel bebas berupa konsumsi buah dan sayur harian. Variabel terikat berupa konsumsi snack densitas energi tinggi harian. Instrumen penelitian berupa Semi Quantitative Food Frequency Questionnaier (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan dengan korelasi Rank Spearman, uji Mann Whitney, dan uji Kruskal Wallis. Hasil: Terdapat hubungan positif konsumsi buah dengan konsumsi snack densitas energi tinggi (p ≤ 0,001), namun tidak terdapat hubungan konsumsi sayur dengan konsumsi snack densitas energi tinggi ( p = 0,129). Selanjutnya, penelitian ini juga menemukan bahwa tidak terdapat hubungan karakteristik responden (usia, jenis kelamin, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, dan total pendapatan keluarga) dengan konsumsi buah, sayur, dan snack densitas energi tinggi (p > 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan positif konsumsi buah harian dengan konsumsi snack densitas energi harian.

Background: Over nutrition prevalence in adolescents in Yogyakarta has been raising. Adolescents have a tendency for having poor dietary habits such as low consumption of fruit and vegetable but high consumption of high energy dense snack. Purpose: To determine the relationship between fruits and vegetables intake and the consumption high energy dense snacks among adolescent. Method: A cross-sectional study was conducted involving 74 students who studied at SMP Negeri 3 Yogyakarta and SMP 6 Muhammadiyah Yogyakarta, from April until June 2021. Subjects were selected purposively. Independent variable are fruits and vegetables intake. Dependent variable is high energy dense snacks consumption. Data were collected using Semi Quantitative Food Frequency Questionnaier (SQ-FFQ). Data analysis was performed by Rank Spearman correlation, Mann Whitney test and Kruskal Wallis test. Result: There is positive relationship between fruits consumption with high energy dense snacks consumption (p ≤ 0,001), but there is no relationship between vegetables consumption with daily high energy dense snacks consumption ( p = 0,129). Furthermore, this study also found that there is no relationship between respondent’s characteristics with fruits, vegetables, dan high energy dense snacks consumption ( p > 0,05). Conclusion: There is positive association between daily fruits consumption on daily high energy dense snacks consumption.

Kata Kunci : konsumsi buah dan sayur, konsumsi snack densitas energi tinggi, remaja

  1. S1-2021-409072-abstract.pdf  
  2. S1-2021-409072-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-409072-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-409072-title.pdf