Laporkan Masalah

Pengaruh Budaya Tiongkok dan Budaya Jepang pada Karate

IKO GIYAN RIFANANDA, Drs. Tatang Hariri, M.A., Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANG

Karate adalah seni bela diri milik Jepang yang berasal dari Okinawa. Dalam buku Bible of Karate: Bubishi dikatakan bahwa karate memiliki data historis yang sangat terbatas. Data yang terbatas ini, merupakan akibat dari larangan praktik karate maupun larangan penyebaran dokumen tentang karate. Oleh karena itu, banyak hipotesis-hipotesis yang muncul terkait terbentuknya karate di Okinawa. Beberapa hipotesis tersebut menyatakan tentang pengaruh dari Tiongkok, negara yang memberikan pengaruh yang cukup signifikan sampai sebelum Okinawa dianeksasi oleh Jepang. Tidak menutup kemungkinan bahwa karate dipengaruhi oleh Tiongkok sebelum secara resmi menjadi seni bela diri negara Jepang. Dalam penelitian ini, dilakukan pembahasan mengenai pengaruh negara Tiongkok dan Jepang terhadap perkembangan karate. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan dilanjutkan dengan analisis data secara deskriptif. Akulturasi budaya juga akan menjadi fokus penelitian ini. Data historis tentang karate dianalisis menggunakan teori proses akulturasi budaya. Kemudian, pengaruh budaya Tiongkok dan Jepang dibahas secara deskriptif analitik. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 3 proses akulturasi dan 6 unsur kebudayaan dalam karate. 6 unsur kebudayaan yang ditemukan adalah qi/ki, zen, dan kyu, kata, kanji karate dan bushido. Dari 6 unsur kebudayaan tersebut, qi/ki dan zen merupakan dipengaruhi oleh Tiongkok, dan kyu dan bushido dipengaruhi oleh Jepang serta kata dan kanji karate dipengaruhi oleh Tiongkok maupun Jepang.

Karate is a form of martial art originated from Okinawa, Japan. Bible of Karate: Bubishi have stated that karate has limited historical data. The limited historical data is a result of a ban on practices and the spreading of documents about karate. This results in multiple hypothesis regarding the forming of karate in Okinawa. Several hypothesises speak of influences from China, a country that influences karate significantly before Okinawa was annexed by Japan. This rule out the possibility that karate was influenced by China before it officially became a Japanese martial art. In this study, we discussed regarding the influence of China and Japan towards the development of karate. The method that had been used is literature review, followed by descriptive data analysis. Culture acculturation is also a focus in this study. Historical data regarding karate had been analysed with culture acculturation process theory. Subsequently, the cultural influence of China and Japan had been discussed with the use of descriptive analytics. Based on the findings in this research, 3 acculturation processes and 6 cultural elements in karate were found. The 6 cultural elements are qi, zen, dan kyu, kata, karate's kanji and bushido. From those 6 cultural elements, qi and zen were Chinese-influenced, dan kyu and bushido were Japanese-influenced, while kata and karate's kanji were influenced by both Japan and China.

Kata Kunci : karate, Okinawa, akulturasi budaya, Tiongkok dan Jepang

  1. S1-2021-413401-abstract.pdf  
  2. S1-2021-413401-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-413401-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-413401-title.pdf