PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PASAR PAPRINGAN NGADIPRONO SEBAGAI ATRAKSI WISATA DI TEMANGGUNG
STEPHANIE GRACIA S, Dr. Mohamad Yusuf, M.A.
2021 | Skripsi | S1 PARIWISATAPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemangku kepentingan dalam Pasar Papringan Ngadiprono sebagai atraksi wisata di Temanggung. Struktur pemangku kepentingan dalam Pasar Papringan Ngadiprono, Temanggung sempat mengalami perubahan yang berakibat pada melambatnya perkembangan pasar sebagai atraksi wisata. Identifikasi pemangku kepentingan perlu dilakukan untuk memastikan siapa saja yang terlibat dalam pengembangan atraksi wisata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara biasa, observasi partisipatif, dan studi literatur. Data dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa pemangku kepentingan dalam Pasar Papringan Ngadiprono, Temanggung yaitu 1) Pengurus pasar, 2) Pemilik usaha pariwisata, 3) NGO Spedagi Movement, dan 4) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung. Setiap pemangku kepentingan tersebut memiliki peran masing-masing yang telah dijalankan dengan baik. Pengembangan Pasar Papringan Ngadiprono sebagai atraksi wisata di Temanggung ke depan akan terus melibatkan para pemangku kepentingan tersebut.
This study aims to identify stakeholders in Papringan Market Ngadiprono as a tourist attraction in Temanggung. There were changes in the structure of stakeholders in Papringan Market Ngadiprono, Temanggung. These changes hindered the market development as a tourist attraction. Stakeholder identification needs to be done to determine who are involved in the tourist attraction development. This research is a qualitative descriptive research. Data were collected through casual interviews, participatory observation, and literature studies. Data were analyzed using reduction, presentation, data verification, and drawing conclusions techniques. The study found that the stakeholders in Papringan Market Ngadiprono, Temanggung are namely 1) the market administrators, 2) tourism business owners, 3) NGO Spedagi Movement, and 4) Department of Culture and Tourism of Temanggung Regency. Each of these stakeholders has their respective roles which have been carried out well. The development of Papringan Ngadiprono Market as a tourist attraction in Temanggung in the future will continue to involve these stakeholders.
Kata Kunci : pemangku kepentingan, atraksi wisata, Pasar Papringan Ngadiprono, stakeholders, tourist attraction, Papringan Market Ngadiprono