FENOMENA 1IN GAGU DAN PENGARUHNYA TERHADAP SELERA PASAR KONSUMEN DI KOREA SELATAN
ISROVIANI PUTRI P, Ummul Hasanah, S.S., M.A.
2020 | Tugas Akhir | D3 BAHASA KOREATugas Akhir ini berjudul "Fenomena 1In Gagu dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Selera Pasar Konsumen di Korea Selatan." Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena 1in gagu atau rumah tangga tunggal di Korea Selatan dan mengetahui perubahan produk dan layanan di pasar konsumen yang mulai berubah akibat fenomena 1in gagu. Serta untuk mengetahui faktor yang mendukung seseorang untuk lebih memilih hidup sendiri sebagai 1in gagu di Korea Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yang menekankan pada penelitian non angka pada data yang diperoleh dari berbagai referensi seperti artikel, buku, jurnal dan berita media online relevan dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Korea yang berhubungan dengan rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umumnya suatu rumah tangga terdiri dari kedua orang tua dan anak-anaknya. Namun di zaman yang telah modern ini, perubahan gaya hidup dan pola pikir masyarakat telah menyebabkan perubahan sosial. Khususnya di negara maju seperti Korea Selatan, masyarakat lebih memilih hidup sendiri dalam suatu rumah atau biasa disebut dengan rumah tangga tunggal. Dengan adanya fenomena rumah tangga tunggal, mulai muncul tren-tren gaya hidup baru diantara masyarakat di Korea Selatan. Hal inipun ikut mempengaruhi perubahan selera pasar konsumen dalam menentukan produk yang akan dibeli dengan menyesuaikan kebutuhan konsumen yang didominasi oleh rumah tangga tunggal. Sehingga munculah berbagai produk baru bagi para kelompok rumah tangga tunggal di Korea Selatan, seperti variasi produk makanan instant, peralatan elektronik dengan ukuran mini dan apartemen dengan ukuran lebih kecil.
This Final Project is entitled "1In Gagu Phenomenon and Its Influence on The Changing Tastes of Consumer Market in South Korea." The purpose of this final project is to know about the phenomenon of 1in gagu or single-person household in South Korea and to find out the changes in products and services in the consumer market that began to change due to the phenomenon of 1in gagu. As well as to find out the contributing factors to the person to prefer to live alone as a 1in gagu in South Korea. This research was conducted using descriptive qualitative method that emphasizes non-numerical research on data obtained from various references such as articles, books, journals and relevant online media news in Indonesian, English, and Korean that relate to the problem formulation in this study. The results of this study indicates that a household usually consists of both parents and children. But in this modern era, the changed in lifestyle and mindset of society have caused some social change. Especially in developed countries such as South Korea, people prefer to live alone in a house or commonly referred to as a single-person household. The phenomenon of a single-person household had made new lifestyle trends are emerging among people in South Korea. It also affects the changing tastes of the consumer market in determining the products to be purchased by adjusting the needs of consumers who dominated by single households. So there are new products that emerge for single household groups in South Korea, such as variations of instant food products, electronic equipment with mini sizes and apartments with smaller areas.
Kata Kunci : rumah tangga, perubahan sosial, gaya hidup, individualisme, Korea Selatan, pasar konsumen