MANAJEMEN PRIVASI: STUDI TENTANG PENGELOLAAN IDENTITAS DAN INFORMASI PRIBADI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
NURLISMI, Drs. Suprapto, S.U
2020 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIHasil dari penelitian ini adalah bahwa terjadi pertukaran sosial dalam sebuah konten unggahan antara pengguna akun Instagram. Perceived benefits mampu mempertahankan pertukaran sosial. sebaliknya, juga terdapat kondisi dimana pertukaran sosial mampu terhenti mapun teralihkan. Terkait pemahaman pengguna atas dampak penggunaan Instagram, menunjukkan bahwa masing-masing pengguna memahami dampak yang ditunjukkan dari penggunaan media sosial Instagram. Meskipun telah memahami dampak penggunaan, nyatanya pengguna memiliki manajemen privasi pribadi yang berbeda dengan yang lain. Itu tergantung pada latar belakang dan motif pengguna maupun berbagai pertimbangan dari pengguna Instagram.
Hadirnya teknologi kini tidak hanya menyediakan kemudahan bagi pengguna, namun juga melahirkan media sosial yang membuat penggunanya mampu untuk berkomunikasi secara jarak jauh. Fitur berbagi foto dan video yang dihadirkan oleh media sosial kian banyak di gandrungi oleh pengguna. Bahkan mungkin hampir setiap orang menggunakan situs jejaring sosial. Ini berpengaruh pada perkembangan sosial di ruang virtual, yang merupakan replika dari dunia nyata. Instagram adalah salah satu jejaring sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia. Fitur berbagi foto dan video pada Instagram memudahkan pengguna untuk berbagi aktivitas dan kisah hidup mereka di akun mereka. Instastory membuat pengguna Instagram semakin nyaman untuk dapat berbagi aktivitas keseharian pengguna. Selain itu, fitur-fitur dalam Instagram memudahkan untuk berbagi dan mendapatkan informasi dalam ruang virtual yang tidak memiliki batasan secara geografi. Sayangnya, banyak dari pengguna tidak terlalu memikirkan dampak dari penggunaan media sosial. Salah satu dampak yang nyata atas penggunaan suatu media sosial adalah terkait privasi. Banyak pengguna tidak memahami maupun memperhatikan dan bahkan mengabaikan kontrol atas privasi akun pribadi mereka. Informasi yang bersifat pribadi dalam akun Instagram tidak lagi berada dalam batasan pribadi. Ini sudah pada batasan kolektif, yang dapat diakses oleh publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman pengguna Instagram atas pengungkapan identitas dan informasi pribadi di media sosial Instagram serta mengetahui tindakan pengelolaan privasi komunikasi di media sosial Instagram itu sendiri. Subjek dalam penelitian ini adalah enam mahasiswa Universitas Gadjah Mada dengan teknik pengambilan data menggunakan metode purposive. Subjek dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti dan memiliki latar belakang Fakultas yang berbeda. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan blended netnography. Adapun teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu wawancara secara mendalam dan observasi secara online. Teori pertukaran sosial dan manajemen privasi dipilih sebagai pisau bedah dalam menganalisis permasalahan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terjadi pertukaran sosial dalam sebuah konten unggahan antara pengguna akun Instagram. Perceived benefits mampu mempertahankan pertukaran sosial. sebaliknya, juga terdapat kondisi dimana pertukaran sosial mampu terhenti mapun teralihkan. Terkait pemahaman pengguna atas dampak penggunaan Instagram, menunjukkan bahwa masing-masing pengguna memahami dampak yang ditunjukkan dari penggunaan media sosial Instagram. Meskipun telah memahami dampak penggunaan, nyatanya pengguna memiliki manajemen privasi pribadi yang berbeda dengan yang lain. Itu tergantung pada latar belakang dan motif pengguna maupun berbagai pertimbangan dari pengguna Instagram.
Kata Kunci : Jejaring Sosial, Pertukaran Sosial, Manajemen Privasi, Instagram, InstaStory.