Laporkan Masalah

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI KALANGAN MILENIAL DALAM PEMILIHAN DESTINASI WISATA DI INDONESIA BERBASIS PENGANJUR WISATA

DIPO TULUS SAPUTRA, Prof. Dr-Phil. Janianton Damanik, M.Si; Bayu Sutikno, S.E.,M.S.M., Ph.D.

2020 | Tesis | Magister Kajian Pariwisata

Pada era pemasaran modern, destinasi wisata yang melibatkan penganjur wisata menjadi sangat penting untuk mendapatkan pengakuan dan menciptakan persepsi yang kuat. Oleh karena itu, atribut penganjur wisata menjadi fokus utama penelitian ini untuk melihat pengaruhnya pada keputusan berwisata dan mengetahui motivasi di kalangan milenial dalam berwisata. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 333 orang dari kalangan milenial. Hasil penelitian menunjukan bahwa kredibilitas, daya tarik fisik, dan keahlian penganjur wisata tidak memiliki pengaruh yang kuat dalam memengaruhi keputusan berwisata karena hasil uji signifikansi melebihi 0,05. Namun demikian, kesesuaian penganjur wisata dapat memengaruhi keputusan kalangan milenial dalam memilih destinasi wisata karena nilai signifikansi dibawah 0,05. Lebih lanjut, motivasi kalangan milenial berwisata ialah untuk melepas penat dan pergi ke destinasi wisata baru, yang lebih didasari oleh kondisi keuangan dan waktu luang.

In the era of modern marketing, tourist destinations that involve travel influencers are very important to get recognition and to create a strong perception. Therefore, the attributes of travel influencers are the main focus of this study to see its effects on travel decisions and to find out motivation of millennial generation for traveling. The sample of this research was 333 people amongs millennial. The results showed that credibility, physical attractiveness, and expertise did not have a strong influence on influencing travel decisions because the significance results is 0,05. However, the suitability travel influencer could influence millennial decisions in choosing tourist destinations because the significance value below 0.05. Furthermore, the motivatiosn of millennial for traveling were to relieve boredomness and to new tourist destinations, which is based on financial conditions and free time.

Kata Kunci : travel influencers, penganjur wisata, kalangan milenial, destinasi wisata

  1. S2-2020-422608-bibliography.pdf  
  2. S2-2020-422608-tableofcontent.pdf  
  3. S2-2020-422608-title.pdf  
  4. S2-2020-435154-abstract.pdf