MANAJEMEN PRODUKSI PROGRAM LIGA DANGDUT INDONESIA (LIDA) 2019 (Studi Kasus Program Liga Dangdut Indonesia 2019 di Stasiun Televisi Indosiar)
Rusydina Dwinanda Chaerani, Ardian Indro Yuwono, S.I.P.,M.A.
2020 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIIndosiar sebagai salah satu stasiun televisi yang dikenal sebagai stasiun televisi dangdut tidak pernah lekang untuk menghadirkan program talent search yang menghiasi layar kaca pertelevisian. Program Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019 adalah salah satu program talent search berformat reality show yang mengusung konsep unik yakni menyelenggarakan audisi di seluruh 34 provinsi Indonesia hingga ke pelosok daerah. Berbeda dengan program talent search lain yang hanya diselenggarakan di kota besar Indonesia. Museum Rekor Indonesia memberikan penghargaan kepada program LIDA 2019 sebagai program pencarian bakat dangdut dengan peserta terbanyak pada tanggal 11 Januari 2018. Program acara Liga Dangdut Indonesia 2019 merupakan satu-satunya program talent search yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi. Penelitian ini melihat bagaimana manajemen produksi program acara Liga Dangdut Indonesia 2019 di stasiun televisi Indosiar. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik wawancara secara mendalam dan observasi proses produksi program LIDA 2019. Temuan unik penelitian ini adalah keterlibatan pejabat daerah dalam mengajak masyarakat untuk mendukung duta provinsi baik secara langsung dan tidak langsung. Peneliti menemukan kelemahan dan kekurangan pada tim produksi yaitu kurang tegas dalam mengatur pengisi acara, tim kurang menghargai PIC kreatif selaku pemimpin briefing, dan menoleransi keterlambatan. Keberhasilan program acara LIDA 2019 didukung oleh peranan penting manajer dan produser yang selalu berpartisipasi mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Pengambilan keputusan pada level tertinggi merupakan kewenangan mutlak programming, sementara pada level produksi pengambilan keputusan berada di tangan manajer dan produser eksekutif.
Indosiar as one of the television stations known as dangdut television stations has never been timeless to present a talent search program that adorns television screens. The Indonesian Dangdut League (LIDA) 2019 program is one of the talent search programs with a reality show format that carries a unique concept of holding auditions in all 34 Indonesian provinces to remote areas. It is different from other talent search programs which are only held in big cities in Indonesia. The Indonesian Record Museum awards the LIDA 2019 program as a dangdut talent search program with the most participants on January 11, 2018. The 2019 Dangdut Indonesia League program is the only talent search program in collaboration with the Provincial Government. This study looks at how the production management of the 2019 Indonesian Dangdut League program on Indosiar television station. This research uses the case study method. Data collection was carried out qualitatively using in-depth interview techniques and observation of the production process of the 2019 LIDA program. The unique finding of this study was the involvement of regional officials in inviting the community to support provincial ambassadors both directly and indirectly. Researchers found weaknesses and shortcomings in the production team, which were less assertive in arranging the program, the team did not appreciate the creative PIC as the briefing leader, and tolerated tardiness. The success of the 2019 LIDA program is supported by the important role of managers and producers who always participate from planning to evaluation. Decision making at the highest level is the absolute authority of programming, while at the production level decision making is in the hands of managers and executive producers.
Kata Kunci : Manajemen Produksi, Program Acara Televisi, Reality Show, Ajang Pencarian Bakat