MAKNA PUISI "MAZA TABAQQA MIN BILADI AL-`ANBIYA`I?" DALAM ANTOLOGI PUISI QASAIDU FI RIHABI AL-QUDSI KARYA FARUQ JUWAIDAH: ANALISIS SEMIOTIK MICHAEL RIFFATERRE
Haryanti, Dr. Hindun, M. Hum.
2020 | Skripsi | S1 SASTRA ARABPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam puisi "Maza Tabaqqa min Biladi al-`Anbiya`i?" dalam antologi Qasaidu fi Rihabi al-Qudsi karya Faruq Juwaidah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika Riffaterre yang berfungsi untuk memunculkan makna sebenarnya dari tanda yang bersifat konotatif. Adapun metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode semiotik Michael Riffaterre, yakni ketidaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil analisis puisi ini memaparkan keadaan hidup rakyat Palestina, khususnya setelah adanya masa pendudukan Israel. Hal itu didasarkan pada gambaran puisi yang mengungkapkan tentang berbagai penderitaan orang-orang Palestina serta semangat perjuangan mereka dalam membebaskan Palestina dari penjajahan Zionis. Selain itu, puisi ini mengandung sebuah harapan agar tercapainya perdamaian di negeri Palestina. Kata Kunci : Puisi, Faruq Juwaidah, Semiotik, Palestina.
This study aims to analyze the meaning contained in the poetry "Maza Tabaqqa min Biladi al-`Anbiya`i?" in the anthology of Qasaidu fi Rihabi al-Qudsi by Faruq Juwaidah. The theory used in this study is Riffaterre's semiotic theory in order to bring out the true meaning of symbols that are connotative. The method applied in this research is Michael Riffaterre's semiotic method, namely the unsustainability of expression and semiotic reading consisting of heuristic and hermeneutic readings. Furthermore, The the analysis results of this poetry reveal conditions of the Palestinian people, especially after the Israeli occupation in that country. It was based on the description of the poetry that revealed the various sufferings of the Palestinian people and the spirit of their struggle in Palestine liberation over the Zionist occupation. In addition, this poetry also contains a hope for the achievement of peace in Palestine. Keyword : Poetry, Faruq Juwaidah, Semiotic, Palestine.
Kata Kunci : Puisi, Faruq Juwaidah, Semiotik, Palestina