Laporkan Masalah

Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Dalam Hal Terjadi Tagihan Berulang Terhadap Layanan yang Sudah Dicabut pada PT Indonusa Telemedia (Transvision) Yogyakarta

TRIA ADHE NORVITA, Sa'ida Rusdiana, S.H., LL.M.

2020 | Skripsi | S1 HUKUM

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pelanggan PT Indonusa Telemedia (Transvision) Yogyakarta. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan hukum ini terkait perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen dan tanggung jawab Transvision dalam hal terjadi kerugian akibat adanya tagihan berulang pada layanan yang sudah dicabut. Penelitian hukum ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode normatif-empiris. Penelitian normatif dilakukan dengan penelitian kepustakaan untuk mendapatkan dara sekunder serta penelitian empiris dilakukan dengan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh Penulis, dapat ditarik beberapa kesimpulan yang merupakan jawaban dari permasalahan dalam penelitian ini. Pertama, perlindungan hukum yang diberikan bagi konsumen dalam hal terjadi kerugian akibat adanya tagihan berulang pada layanan yang sudah dicabut didasarkan pada Pasal 1365 KUHPerdata mengenai tuntutan ganti kerugian perbuatan melawan hukum, Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Telekomunikasi. Kedua, Transvision tidak menunjukkan tanggungjawabnya terkait kerugian yang dialami oleh konsumen tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya ganti kerugian yang diberikan baik terhadap kerugian materiil maupun kerugian immateriil.

This legal research aims to determine the legal protection for customers of PT Indonusa Telemedia (Transvision) Yogyakarta. The issues raised in this legal research are related to the legal protection which is provided to the consumer and the responsibility of Transvision in the event of a loss due to repeated charges on the service that has been revoked. This legal research is descriptive using the normative-empirical method. Normative research is done with literature research to get secondary data as well as empirical research done with field research to get primary data. The data obtained from the results of this research are analyzed using qualitative method and presented using a descriptive method. Based on the results of the research and discussion conducted by the author, can be drawn some conclusions that are the answer to the problem in this research. Firstly, the legal protection given to consumers in the event of a loss due to repeated charges on the service that has been revoked is based on Article 1365 of the Civil Code regarding the claim for damages due to unlawful acts, Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Telekomunikasi. Secondly, Transvision does not show its responsibilities regarding the losses suffered by the consumer. This is indicated by the absence of damages given to both the loss of material and immaterial losses.

Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, Tagihan Berulang

  1. S1-2020-397742-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397742-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397742-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397742-title.pdf