PEMBERIAN GANTI KERUGIAN PENGADAAN TANAH JALUR JALAN LINTAS SELATAN (JJLS) TERHADAP OBJEK TUKAR MENUKAR HAK ATAS TANAH DI DESA PLANJAN, SAPTOSARI, GUNUNGKIDUL (Studi Kasus: Putusan 31/Pdt.Plw/2011/PN.Wns)
DIDIB ATSANI U A, Ananda Prima Yurista, S.H., M.H.
2019 | Skripsi | S1 HUKUMTukar menukar hak atas tanah antara Saudara B. Kromodiryo, Saudara Kariyorejo dan Saudara Subarjo, S.Ag dengan Desa Planjan, Saptosari, Gunungkidul pada tahun 2001 belum memiliki sertifikat hak milik (SHM). Akibatnya tanah pengganti berada dalam penguasaan pihak lain hingga diketahui pada tahun 2008. Tanah pengganti tersebut menjadi objek pengadaan tanah jalur jalan lintas selatan (JJLS). Perkara masuk pengadilan dalam perkara gugatan perlawanan Putusan 31/Pdt.Plw/2011/PN.Wns. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguasaan atas tanah objek pengadaan tanah dan pemberian ganti kerugian pengadaan tanah yang menjadi objek tukar menukar hak atas tanah di Desa Planjan, Saptosari, Gunungkidul. Penelitian ini bersifat yuridis-empiris, sehingga data yang dipergunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan responden dan narasumber, sedangkan data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan. Seluruh data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dan dipaparkan dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian tukar menukar hak atas tanah antara Saudara B. Kromodiryo, Saudara Kariyorejo dan Saudara Subarjo, S.Ag dengan Desa Planjan, Saptosari, Gunungkidul merupakan perjanjian yang sah dan berkekuatan hukum. Oleh sebab itu pihak lain yang menerima ganti kerugian pengadaan tanah atas objek tanah yang seharusnya menjadi tanah pengganti milik Saudara B. Kromodiryo, Saudara Kariyorejo dan Saudara Subarjo, S.Ag tidak dapat diberikan.
Land exchange between Mr. B. Kromodiryo, Mr. Kariyorejo and Mr. Subarjo, S.Ag with Planjan Village, Saptosari, Gunungkidul in 2001 do not have a land certificate. As a result the other party having the land tenure until known in 2008. The land exchange to be the object of land acquisition of jalur jalan lintas selatan (JJLS). This case spread into the court in a resistance lawsuit decision 31/Pdt.Plw/2011/PN.Wns. This research aims to examine the land tenure of object land acquistion and paying land acquisition compensation which is the object of land exchange in Planjan Village, Saptosari, Gunungkidul. This research is juridical and empirical research which employs primary and secondary data. Primary data is obtained through field research by interwiew, while secondary data is obtained throught literature study. All data are subsequently qualitatively analyzed and delivered descriptively. This research found that the land exchange between Mr. B. Kromodiryo, Mr. Kariyorejo dan Mr. Subarjo, S.Ag with Planjan Village, Saptosari, Gunungkidul was legitimate and legally binding. So the entitled of compensation land acquisition claimed by other party that should be given to Mr. B. Kromodiryo, Mr. Kariyorejo and Mr. Subarjo, S.Ag can not fulfilled.
Kata Kunci : Pengadaan Tanah, Ganti Kerugian, Tukar Menukar Hak Atas Tanah