Laporkan Masalah

PENONTON PEREMPUAN DAN POSKOLONIALISME DALAM FILM INDONESIA (ANALISIS RESEPSI PENONTON PEREMPUAN TERHADAP NILAI 'THE OTHERS' DALAM FILM "KENAPA HARUS BULE?"

AMANDA AMALIA F G, Novi Kurnia, M.Si., M.A., Ph.D.

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KOMUNIKASI

Studi audiens masih menjadi kajian yang penting untuk diteliti dalam Ilmu Komunikasi, terutama pada audiens perempuan yang memiliki keunikan tersendiri dalam mengkaji dan memaknai pesan teks media. Penelitian ini merupakan studi audiens yang fokus pada penonton perempuan dalam memaknai pesan sebuah film, yang mengangkat fenomena Bule Hunter yang tidak terlepas dari nilai poskolonialisme, yang masih marak dan susah untuk dilepaskan dari budaya Indonesia. Karena tidak sedikit perempuan Indonesia yang selalu mendambakan untuk mendapatkan pria warga negara asing. Fenomena Bule Hunter ini menjadi dasar dibuatnya film "Kenapa Harus Bule?" garapan Andri Chung dan Nia Dinata, yang menampilkan bentuk-bentuk poskolonialis melalui pemeran utama perempuannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan analisis resepsi Klaus Bruhn untuk mengetahui pemaknaan pesan oleh penonton perempuan terhadap nilai poskolonialisme yaitu 'The Others' dalam film "Kenapa Harus Bule?". Pengumpulan data dilakukan dengan FGD (Focus Group Discussion) dan wawancara personal kepada penonton perempuan yang telah menonton film tersebut, dengan berbagai latar belakang yang berdomisili di kota Yogyakarta, baik yang mengalami fenomeana Bule Hunter ataupun tidak namun mempunyai pengalaman dengan warga negara asing. Selanjutnya dilakukan interpretasi terhadap hasil FGD menggunakan teori penggolongan fungsi penonton film perempuan oleh Judith Mayne, yang terdiri dari tiga fungsi penonton yaitu Adress/Reception, Fantasy, dan Negotiation. Hasil penelitian menunjukan bahwa penonton termasuk pada golongan Negosiasi dikarenakan masih terdapatnya pengaruh Fantasi yang memberikan pengaruh penonton film perempuan untuk melihat pengalamannya sendiri yang menjadikan mereka tidak dalam posisi penonton ideal yang terdapat dalam fungsi Adress/Reception.

Audience study still an important study in Communication Science, especially in female audiences who have their own uniqueness in studying and interpreting media text messages. This research is an audience study that focuses on female spectators in interpreting the message of a film, which raises the phenomenon of Bule Hunter that can not be separated from the value of postcolonialism, which is exist and difficult to be released from Indonesian culture. The reason is because, not a few Indonesian women who always crave to get foreign people. Bule Hunter phenomenon also the reason for making film "Kenapa Harus Bule?" by Andri Chung and Nia Dinata, which displays postcolonialist forms through the female main character. This research is a qualitative study, using reception analysis from Klaus Bruhn Jensen to find out the meaning of the message by female spectators in value of postcolonialism 'The Other', in the film "Kenapa Harus Bule?". Data collection was collected by FGD (Focus Group Discussion) and personal interviews with female audience who had watched the film, with various backgrounds residing in the city of Yogyakarta, both those who experienced the Bule Hunter phenomenon or not, but had experience with foreign people. Then an interpretation of the FGD results, was conducted using Judith Mayne's theory of the function of female film spectators, which consisted of three audience functions, namely 'Adress / Reception', 'Fantasy' and 'Negotiation'. The results showed that the female spectators belonged to the Negotiation function, because there was still influence of Fantasy which influenced female film spectators to see their own experiences which made them not in the ideal spectators position, wich contained in the Adress / Reception function.

Kata Kunci : Film, Poskolonialisme, Analisis Resepsi, Klaus Bruhn Jensen, Judith Mayne, Bule Hunter

  1. S2-2019-419026-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419026-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419026-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419026-title.pdf