FORMULASI BLUE OCEAN STRATEGY PADA INDUSTRI BIMBINGAN BELAJAR STUDI PADA BIMBINGAN BELAJAR YOUTH EDUCATIONAL CENTRE (YEC)
HAFIDH RIFKY A, Dr. Budi Santoso, M.Bus.
2019 | Tesis | Magister ManajemenYouth Educational Centre (Bimbel YEC) merupakan salah satu bimbingan belajar yang ada di Yogyakarta. Berdasarkan hasil evaluasi performa perusahaan pada tiga tahun ajaran yang lalu, Bimbel YEC memiliki program yang tidak bersambut baik oleh pasar. Program tersebut adalah program klasikal pada mata pelajaran wajib sekolah untuk jenjang kelas 4 hingga kelas 12. Bimbel YEC menargetkan 10 siswa per kelas untuk setiap jenjangnya, namun jumlah siswa yang bergabung pada program ini jauh di bawah target. Ditinjau dari sejarah penyusunan program, Bimbel YEC belum memiliki studi pasar yang terstruktur dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut dan penawaran yang ada oleh industri, dalam hal ini adalah bimbingan belajar konvensional yang ada di Yogyakarta dan kelompok strategis belajar mandiri dengan menggunakan media belajar buku, Youtube, Ruang Guru, dan Quipper video. Atribut dan tingkat penawaran ini digambarkan dalam suatu kurva nilai. Setelah mendapat kurva nilai dari industri, tujuan penelitian selanjutnya adalah untuk melakukan formulasi terhadap strategi baru Bimbel YEC dengan kerangka berpikir Blue Ocean Strategy. Penelitian dilakukan dengan instrumen kuesioner. Kueisoner dibagikan kepada tiga kelompok reponden yakni kelompok responden yang memberikan penilaian mereka pada suatu bimbingan belajar yang ideal, kelompok konsumen bimbingan belajar yang ada di Yogyakarta, serta konsumen Bimbel YEC. Hasil data dari kelompok pertama dan ketiga dibandingkan, untuk kemudian dilakukan analisis untuk menentukan rekomendasi penyesuaian terhadap tingkat penawaran tiap atribut Bimbel YEC. Penyesuaian dilakukan dengan tiga pertimbangan utama. Selisih nilai harapan responden dengan tingkat penawaran YEC dibandingkan dengan standar deviasi harapan responden. Pertama, jika selisih lebih besar dari standar deviasi, maka penyesuaian tingkat penawaran perlu dilakukan. Tingkat penawaran dijaga tetap bila selisih dua nilai ini kurang dari standar deviasinya. Pertimbangan kedua dilakukan terhadap sumber daya dan potensi biaya yang dibutuhkan dari setiap pilihan aksi penyesuaian, terutama dalam meningkatkan dan menambah atribut. Pertimbangan ketiga dilakukan dengan membandingkan penawaran dari kompetitor dan kelompok strategis belajar mandiri yang penilaiannya didapat dari hasil FGD. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi strategi baru untuk Bimbel YEC. Bimbel YEC direkomendasikan untuk fokus pada penawaran program kelas 6, 9, dan 12 untuk bimbingan persiapan ujian nasional. Selain karena tingginya permintaan konsumen, hal ini juga dapat menaikkan efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya yang ada, berpeluang membuka pasar baru, serta meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Proses bimbingan dilakukan dengan kombinasi pembelajaran offline dan media online. Penawaran ini tidak diberikan oleh kompetitor maupun kelompok strategis belajar mandiri. Bimbel YEC dapat menjadi bimbingan belajar dengan posisioning lebih jelas dan dapat memberikan pelayanan dengan "cerdas mencerdaskan".
Youth Educational Center (YEC) is one of the tutoring service in Yogyakarta. Based on the evaluation of the company's performance in the past three school years, Bimbel YEC has a program that is not well received by the market. The program is a classical program on compulsory school subjects for grades 4 to 12. Bimbel YEC targeted 10 students per class for each grades, but the number of students joining this program was far below the target. Judging from the history of program compiling, Bimbel YEC did not have a structured and systematic market study. This study aims to identify existing attributes and offers by industry, in this case conventional learning tutors in Yogyakarta, and the other strategic independent learning groups using media books, Youtube, Teacher's Room, and Quipper video to learn. These attributes and offering levels are represented in a value curve. After obtaining the value curve from the industry, the purpose of the next study is to formulate a new strategy for YEC Bimbel with a Blue Ocean Strategy framework. The study was conducted with a questionnaire instrument. Kueisoner was distributed to three groups of respondents, namely groups of respondents who gave their ratings on an ideal tutoring, a group of consumer tutoring in Yogyakarta, and consumers of Bimbel YEC. The results of the data from the first and third groups are compared, then the analysis is carried out to determine recommendations for adjustments to the offering level of each YEC Bimbel attribute. Adjustments are made with three main considerations. First, the difference in the expectation value of respondents with the YECs' offering level was compared with the standard deviation of respondents' expectations. If the difference is larger than the standard deviation, an adjustment in the offering level needs to be done. The offering level is maintained if the difference between these two values is less than the standard deviation. The second consideration is made to the resources and the potential costs needed for each choice of adjustment action, especially in improving and adding attributes. The third consideration is done by comparing the offers from competitors and independent learning strategic groups whose assessments are obtained from the results of the FGD. The results of this study are recommendations for new strategies for Bimbel YEC. Bimbel YEC is recommended to focus on offering programs for grades 6, 9 and 12 for guidance on national exam preparation. In addition to the high demand of consumers, this can also increase the efficiency and effectiveness of the use of existing resources, have the opportunity to open new markets, and minimize costs incurred. The guidance process is done by a combination of offline learning and online media. This offer is not given by competitors or independent learning strategic groups. Bimbel YEC can be a learning guide with clearer positioning and can provide services with "cerdas mencerdaskan".
Kata Kunci : Strategi Samudera Biru, bimbingan belajar, fokus, kurva nilai