Kajian Citra Destinasi Wisata Kuliner Alun-Alun Karimunjawa di Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah
YUDHA WAHYU PRATAMA, Bayu Sutikno;Eni Harmayani
2019 | Tesis | Magister Kajian PariwisataKepulauan Karimunjawa merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Jawa Tengah. Tingkat kunjungan wisatawan yang meningkat secara masif setiap tahunnya perlu diwaspadai untuk menjaga keberlanjutan destinasi. Salah satunya dengan kajian citra destinasi wisata. Alun-alun Karimunjawa merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Kepulauan Karimunjawa. Atraksi yang ditawarkan oleh destinasi ini adalah sajian makanan dan cinderamata atau dikenal sebagai destinasi wisata kuliner. Beberapa ahli mengatakan bahwa kuliner memberikan peran yang cukup besar dalam membentuk citra destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana citra destinasi wisata dari Alun-alun Karimunjawa sebagai destinasi wisata kuliner dilihat dari sisi kesan yang diterima wisatawan dan pengelolaan destinasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode convergent parallel mixed method dengan kerangka citra destinasi wisata kuliner sebagai metode analisisnya. Aspek pengelolaan diambil menggunakan metode pengambilan data kualitatif dan kesan wisatawan diambil menggunakan metode pengembalian data kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa produk hasil laut dan street food dengan ruang terbuka merupakan kekuatan yang menunjukkan keautentikkan Alun-alun Karimunjawa. Hal tersebut dianggap mencitrakan destinasi wisata kuliner Alun-alun Karimunjawa sebagai destinasi wisata bahari. Peran Paguyuban Pedagang masih dinilai kurang efektif begitu juga pelayanan dari pelayanan dari Pedagang yang belum optimal. Secara umum, wisatawan puas dengan keberadaan Alun-alun Karimunjawa tapi tidak menjadi alasan untuk kembali berwisata ke Kepulauan Karimunjawa. Hal tersebut dikarenakan dalam food tourism wisatawan Kepulauan Karimunjawa tergolong wisatawan rendah.
Karimunjawa Islands is one of the marine tourism destinations in Central Java. The level of tourist arrivals that are increasing massively each year need to be watched out to maintain the sustainability of the destination. One of them is the study of image of tourist destinations. Karimunjawa Square is one of the tourist destinations in the Karimunjawa Islands. The attractions offered by this destination are food and souvenirs or known as culinary tourism destinations. Some experts say that culinary roles provide a considerable role in shaping the image of tourist destinations. This study aims to find out how the image of tourist destinations from Karimunjawa Square as a culinary tourist destination is seen in terms of the impression that tourists receive and the management of destinations. The Study use convergent parallel mixed method with the image frame of a culinary tourist destination as the method of analysis. Management aspects are taken using qualitative data collection methods and tourist impressions are taken using the method of returning quantitative data. The results revealed that sea products and street food with open space is a force that shows the authenticity of Karimunjawa Square. This is considered imaging the culinary destination of Karimunjawa Square as a marine tourism destination. The role of the Association of Traders is still considered ineffective as well as services from the services of traders who are not yet optimal. In general, tourists are satisfied with the existence of Karimunjawa Square but it is not a reason to return to the Karimunjawa Islands. This is because tourists in the Karimunjawa Islands are classified as low interest food tourists.
Kata Kunci : Wisata Kuliner,Citra Destinasi Wisata,Alun-alun Karimunjawa,Food tourism,Wisata Bahari