Laporkan Masalah

EVALUASI STRATEGI UNIT BISNIS PELUMAS DALAM MELAKUKAN KERJASAMA DENGAN ATPM (AGEN TUNGGAL PEMEGANG MEREK): Kasus Unit Bisnis Pelumas PT Pertamina (Persero)

QORINA, Elvie, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc.

2008 | Tesis | S2 Magister Manajamen

Evaluasi strategi ini mempunyai tujuan untuk mengevalusi slrategi Unit Bisnis Pelumas Pertamina khususnya di segmen Otomotif/Retail dalam bekerja sama dengan beberapa Produsen Kendaraaan yang tergabung dalam ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) seperti Toyota, Yamaha, Suzuki. Honda, dll yang berkomitmen memasarkan Pelumas Pertamina dengan kemasan dan merk dagang sendiri. Untuk melakukan evaluasi strategi ini dilakukan analisis lingkungan industri, analis persaingan bisnis dengan "'Five Forces Model, Driving Forces , Key Succes Factor, dan TOWS matrix untuk mengidentifikasikan altematif- alternatif strategi untuk memanfaatkan peluang - peluang yang ada dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki sekaligus mencoba untuk memperbaiki kelemahan perusahaan dan mengatasi ancaman-ancaman yang mungkin terjadi. Hasil dari evaluasi stategi ini adalah bahwa industri Pelumas segment Retail/Otomotif ini masih sangat atraktif/market attractiveness levelnya masih tinggi dan untuk dapat mempertahankan posisi sebagai market leader maka strategi Unit Bisnis Pelumas dengan melakukan kerjasama dengan ATPM masih harus tetap diteruskan, karena dari anaiis SWOT dapat diketahui bahwa peluang akan semakin banyak ATPM yang akan menganjurkan pemakaian genuine oil mereka. Untuk dapat terus melakukan kerjasama dengan ATPM ini, Pertamina harus dapat bersaing dengan pelumas lainnya dari segi harga yang kompetitif dan mutu produk agar ATPM yang sekarang telah bekerja sama dengan Pelumas Pertamina tidak beralih ke pelumas lain. Pola Kerjasama dengan ATPM tetap dengan pola private branding, dengan tidak mencantumkan bahwa genuine oil yang mereka gunakan tersebut adalah produksi Pertamina. Namun kedepannya ditambah dengan strategi co-branding dalam hal promo, yaitu dengan Pertamina mengadakan atau mensponsori event-event yang bekerja sama dengan ATPM seperti Toyota, Suzuki, Yamaha. Selain itu Pertamina juga secara aklif melakukan Brand Communication kepada konsumen untuk mempromosikankan bahwa genuine oil yang digunakan oleh ATPM - ATPM tersebut merupakan produksi Pertamina Hal ini secara tidak langsung dapat meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap pelumas produksi Pertamina.

The purpose of this strategic evaluation is to evaluate one of Lubricant's Business Unit Strategy in Automotive/Retail segment that have cooperation with Automotive Principal/ATPM (Toyota, Suzuki, Honda, etc). ATPM have a commitment to sale and distribute Pertamina's lubricants using their own package and brand. This strategic evaluation by analyst Industry Environment, analyst Business Competitiveness using Five Forces Model, Driving Forces, Key Succes Factor, and TOWS matrix to identify the alternative strategic that might be fit with company's strength and weakness in winning opportunity and also protect weakness of company from competitor's threat. The Result from this evaluation shows that Lubricant Industry especially in Automotive/Retail Segment still have higher market attractiveness and to maintain as Market Leader Pertamina's Lubricant Business Unit still have to continue their strategic option to cooperate with ATPM, because from the SWOT analyst, we identify there are opportunites that in the future ATPM will more recommended their genuine oil to their costumer. To continue the cooperate with ATPM, Pertamina's Lubricant have to compete with others lubricant's in competitive price dan high quality product, because if Peitamina cannot fulfill that, it is possible that ATPM will switch their cooperation to another lubricant's producer. The cooperation methods with ATPM still in Private Branding model, which is the ATPM give their own package and brand without mentioned that their lubricant produced by Pertamina. However, in the next strategic option, Pertamina will added the co-branding promo or joint promotion strategy. This strategy will created and sponsored events that collaborates Pertamina with ATPM (Toyota, Suzuki, Yamaha,etc). Besides that, Pertamina will doing Brand Communication more actively to advertise and doing product knowledge to their costumer, so the costumer will know that the ATPM's Genuine Oil was produced by Pertamina. This action will indirectly increase positive perceived value of Pertamina's Lubricant in costumers point of view.

Kata Kunci : Evaluasi Strategi, Pola Kerjasama, ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk), Private Branding, Co-Branding Promo, Brand Communication

  1. S2-FEB-2008-ElvieQorina-Abstract.pdf  
  2. S2-FEB-2008-ElvieQorina-Bibliography.pdf  
  3. S2-FEB-2008-ElvieQorina-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FEB-2008-ElvieQorina-Title.pdf