Laporkan Masalah

Arahan Strategi Berdasarkan Daya Saing Industri Kecil Kerajinan Tenun Songket/Tenun Ikat di Kota Pekanbaru

RIESKIE AYU ZAMORA, Dr. Andri Kurniawan, S. Si, M. Si

2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pekanbaru sebagai ibukota dari Provinsi Riau memiliki salah satu jenis industri yang menghasilkan produk khas Melayu yaitu tenun songket/tenun ikat. Tenun songket/tenun ikat yang ada di Kota Pekanbaru memiliki karakteristik yang berbeda dari tenun songket/tenun ikat dari provinsi lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi karakteristik industri kecil kerajinan tenun songket/tenun ikat di Kota Pekanbaru, (2) menganalisis kondisi daya saing pada industri tersebut, dan (3) menentukan strategi untuk meningkatkan daya saing pada industri tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Objek penelitiannya adalah semua pengusaha atau pemilik industri tenun songket/tenun ikat di Kota Pekanbaru dengan cara melakukan wawancara dan memberi kuesioner. Teknik pengolahan data yang dilakukan adalah menggunakan crosstab pada software SPSS, matriks GE-McKinsey dan Shell, dan analisis SWOT. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain adalah cukup banyak terdapat perbedaan karakteristik pada 15 industri tenun songket/tenun ikat di Kota Pekanbaru diantaranya adalah jenis usaha, lama usaha, modal usaha, tempat produksi, jumlah tenaga kerja, harga produk, keunikan produk, lokasi pemasaran, dan pendapatan. Posisi daya saing pada industri tenun songket/tenun ikat di Pekanbaru terbagi menjadi tiga yaitu 2 industri terdapat pada posisi meningkat atau membangun, 11 industri terdapat pada posisi bertahan, dan 2 industri berada pada posisi menuai. Strategi yang direkomendasikan adalah diversifikasi strategi sesuai yang terdapat pada kuadran II SWOT dengan berfokus pada kerjasama dengan pihak pemerintah dalam mengembangkan produk tenun songket/tenun ikat di Kota Pekanbaru.

Pekanbaru as capital city of Riau Province has one kind of small scale industry which produce tenun songket/tenun ikat as a malay product. Tenun songket/tenun ikat in Pekanbaru has different characteristic from another tenun songket/tenun ikat in other province. The goals of this research are (1) to identify the characteristic of tenun songket/tenun ikat as a small scale industry in Pekanbaru city, (2) to analyze the competitiveness among them, and (3) to determine the strategy to improve the competitiveness for them. The methods of this research are using quantitative and qualitative methods. The research objects are all of the owner from tenun songket/tenun ikat industry in Pekanbaru by doing interview and give the questionnaire to them. Crosstab in SPSS, GE-McKinsey and Shell matrix, and SWOT analyze are the techniques to do processing data in this research. The results of this research are 15 tenun songket/tenun ikat industries in Pekanbaru city have much different characteristics such as the type of industry, the running time of industry, the capital of industry, the amount of production showroom, the amount of industry labor, the price of the product, the uniqueness of the product, marketing location and distribution, and the income of the industry. The competitiveness position of tenun songket/tenun ikat in Pekanbaru city divided into three position. There are 2 industries which include in grow position, 11 industries which include in hold or selective position, and 2 industries which include in divest position. The strategy recommendation is diversification strategy which position is located is quadrant II. Diversification strategy focused in cooperation between the owner of the industries with the government to develop tenun songket/tenun ikat products in Pekanbaru city.

Kata Kunci : tenun songket/tenun ikat, daya saing, strategi

  1. S1-2018-346541-abstract.pdf  
  2. S1-2018-346541-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-346541-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-346541-title.pdf