Laporkan Masalah

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANPERILAKU ANAK PRASEKOLAH DI KECAMATAN SAPTOSARI KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA

KHUMIDATUN NISWAH, Lely Lusmilasari, S.Kp.,M.Kes.,Ph.D.,

2018 | Tesis | MAGISTER KEPERAWATAN

Latar Belakang: Perilaku merupakan segala sesuatu yang dapat diamati secara langsung. Perilaku dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu gangguan perilaku dan perilaku prososial. Gangguan perilaku dapat dialami oleh anak sejak usia dini. Prevalensi gangguan perilaku pada anak prasekolah tergolong tinggi dan beresiko mempunyai dampak lebih lanjut pada tahapan usia berikutnya. Faktor yang berhubungan dengan perilaku diantaranya adalah faktor anak, orang tua, pola asuh, dan sosial ekonomi. Gunung kidul merupakan daerah dengan pendapatan perkapita terendah di Yogyakarta. Hasil studi pendahuluan di salah satu TK di kecamatan Saptosari didapatkan bahwa 5 dari 22 anak prasekolah mengalami gangguan perilaku pada domain emosi, conduct dan hiperaktif. Tujuan: menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku anak prasekolah di Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain crossectional. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2018 dengan melibatkan 90 responden yang di rekrut menggunakan metode consecutive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Strenght and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk menilai perilaku, Parental Stress Scale (PSS) untuk menilai stres pengasuhan, Child-Parents Relationship Scale (C-PRS) untuk menilai interaksi ibu dan anak, dan Alabama Parenting Questionnaire-Preschool Revission (APQ-PR) untuk menilai pola asuh. Hasil: Gambaran perilaku anak prasekolah di Kecamatan Saptosari Gunung Kidul menunjukkan bahwa sebanyak 25,6% anak mengalami masalah emosi, 15,6% mengalami conduct, 6,7% hiperaktif, 12,2% masalah dengan teman sebaya. Responden yang mengalami gangguan perilaku pada ke empat domain sebanyak 13,3% sedangkan gambaran perilaku prososial menunjukkan bahwa 97,8% anak mempunyai nilai normal. Faktor yang berhubungan dengan gangguan perilaku adalah pola asuh punitive (p=0,007) dan keberadaan ayah setiap hari dirumah (p=0,037). Faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan gangguan perilaku anak adalah pola asuh punitive. Kesimpulan: Terdapat korelasi positif antara pola asuh punitive dan keberadaan ayah setiap hari dirumah terhadap gangguan perilaku pada anak prasekolah. Faktor dominan yang berhubungan dengan gangguan perilaku anak adalah pola asuh punitive.

Background: Behavior problem can be experienced by children from an early age. The prevalence of behavioral problems in preschoolers is high and may risks to have further impacts on later stages of age. Factors related to behavioral problems include child factors (age, gender and attachment), parents (parental stress and fatherhood), parenting, and socioeconomic (age, education, occupation and parents income). Objective: to analyze factors related to the behavior of preschool children in Saptosari Sub-district Gunung Kidul District Yogyakarta. Method: This research is a descriptive analytic research using cross sectional design. The study was conducted in April-May 2018 involving 90 respondents who were recruited using consecutive sampling method. The instrument used in this study was Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) to assess behavior, Parental Stress Scale (PSS) to assess parenting stress, Child-Parents Relationship Scale (C-PRS) to assess attachment, and Alabama Parenting Questionnaire-Preschool Revision (APQ-PR) to assess parenting. Result: The general result of preschool behavior in Saptosari Sub-district Gunung Kidul showed that 13,3% had total behavioral problems, 25,6% emotional problems, 15,6% conduct problems, 6,7% hyperactivity, 12,2% peer problems and 2,2% pro social issues. Factors related to total behavior were punitive parenting (p = 0,007) and presence of father every day at home (p = 0,037). The most dominant factor that is associated with the child's behavior is punitive parenting pattern. Conclusion: There is a positive correlation between the punitive parenting pattern and the presence of the father every day at home against the preschool children behavior. The dominant factor associated with the child's behavior is the pattern of punitive parenting.

Kata Kunci : perilaku, prasekolah, SDQ/ behavior problem, preschool, SDQ

  1. S2-2018-403446-abstract.pdf  
  2. S2-2018-403446-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-403446-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-403446-title.pdf