Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN (PERMENHUB) NOMOR 108 TAHUN 2017 TERHADAP KEBERADAAN TRANSPORTASI ONLINE (Studi Kasus Taksi Berbasis Online di Wilayah Kota Surakarta Provinsi Jawa Tengah)

MEIDY KATRINA PUTRI, Prof. Dr. Agus Pramusinto

2018 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Kondisi kemacetan di beberapa kota besar di Indonesia menimbulkan jasa transportasi sebagai jasa yang paling penting dan dibutuhkan oleh warga kota. Meningkatnya jumlah kendaraan pribadi dan kurang efektifnya transportasi publik menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan di Kota Solo semakin parah. Belum adanya kebijakan yang mengatur tentang jumlah kendaraan pribadi dan juga minimnya transportasi publik yang disediakan pemerintah membuat Surakarta mengalami masalah transportasi seperti yang dialami kota-kota besar lainnya. Hal ini menimbulkan suatu inovasi baru dalam bidang transportasi sebagai solusi dalam mengatasi kebutuhan mobilisasi masyarakat yang semakin tinggi. Munculnya transportasi berbasis online memberikan berbagai kemudahan masyarakat dalam melakukan mobilisasi. Selain menyediakan jasa ojek online, pihak aplikasi juga menyediakan taksi online bagi masyarakat. Namun kehadiran taksi online telah menimbulkan berbagai pro dan kontra serta gesekan dengan taksi konvensional. Pemerintah mengeluarkan kebijakan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sebagai payung hukum untuk mengakomodasi keberadaan taksi online. Penelitian ini menganalisis tentang implementasi kebijakan tersebut di Kota Surakarta dan berbagai faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut di antaranya faktor komunikasi, sumber daya dan disposisi. Berbagai hambatan juga ditemui dalam implementasi kebijakan ini yaitu dalam kepengurusan SIM A Umum dan Uji Kendaraan, koperasi taksi online dan sistem kerja mitra driver taksi online yang memberatkan para driver. Kata Kunci : Implementasi, taksi online, transportasi

Traffic jam which happens in big cities in Indonesia makes transportation service becomes the most important and the most needed service for urban people. The enhancement of private vehicle and less effective of public transportation become the factors that cause traffic jam in Solo getting worse. There are no policy to maintain about the number of private vehicle and also inadequate of transportation public from government make Surakata has transportation issues like other big cities have. It emerges the new innovation in transportation field as the solution in maintaining the high needs of society����¯�¿�½���¯���¿���½����¯�¿�½������¢����¯�¿�½������¯����¯�¿�½������¿����¯�¿�½������½����¯�¿�½������¯����¯�¿�½������¿����¯�¿�½������½s mobilization. The emergence of based-online transportation gives many facilities for people to mobile. Beside providing online taxibike , the application also provides online taxi for society. However, the present of online taxi has caused many pros and cons and the problem with conventional taxi. Government made the policy from Ministry of Transport Regulation Number 108 Year 2017 About Delivery of People with Motor Vehicle Not in Route as legal protection to accommodate the existence of online taxi. This research analyzed about implementation of the policy in Surakarta city and many factors that influence implementation of the policy such as factors of communication, resource and disposition. Many obstacle were also faced in implementing the the policy such as stewardship of driver general license A and test vehicle, cooperation of taxi online and partner work system of online taxi that burdened the drivers.

Kata Kunci : Implementasi, taksi online, transportasi

  1. S1-2018-364900-abstract.pdf  
  2. S1-2018-364900-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-364900-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-364900-title.pdf