Laporkan Masalah

Penerapan Balanced Scorecard dalam Pengukuran Kinerja Organisasi Sektor Publik (Studi pada Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta)

PUSPITA CAHYA SARI, Arief Surya Irawan, SE., M.Com. Ak., CA.,

2018 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Tuntutan atas penerapan tata kelola yang baik telah memaksa pemerintah untuk melakukan suatu upaya reformasi birokrasi. Pada tahun 2010, pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 yang menetapkan 9 program untuk mencapai 8 area perubahan. Peraturan ini memaksa pemerintah untuk membangun suatu sistem pengukuran kinerja yang andal dan komrehensif untuk menunjang akuntabilitas pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan penerapan balanced scorecard (BSC) sebagai alternatif pengukuran kinerja pada Dinas Perhubungan DIY serta menentukan rancangan pengukuran kinerja yang sesuai dengan Dinas Perhubungan DIY. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui metode analisis kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BSC merupakan salah satu alat yang baik dalam mengukur kinerja organisasi sektor publik karena BSC dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai strategi organisasi sehingga dapat mempermudah organisasi tersebut untuk menyelaraskan tujuan organisasi kepada instansi yang berdiri di bawahnya.

The demand for good governance has forced the government to make a bureaucratic reform effort. In 2010, the Indonesian government issued Presidential Regulation No. 81 which set 9 programs to achieve 8 areas of change. This regulation forces the government to develop a reliable and comprehensive performance measurement system to support financial management accountability. This study aims to analyze the possibility of applying balanced scorecard (BSC) as an alternative performance measurement at the Department of Transportation of DIY and to determine the performance measurement design in accordance with the Department of Transportation of DIY. The method used in this research is qualitative method with case study approach. Data collection is done through interviews and documentation. The collected data is then analyzed through qualitative analysis methods that include data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that BSC is one favorable tool in measuring the performance of public sector organizations because BSC can provide a broader picture of organizational strategy so that it can facilitate the organization to align organizational goals to institutions standing under it.

Kata Kunci : Akuntansi sektor publik, balanced scorecard (BSC), organisasi sektor publik, pengukuran kinerja, sistem pengukuran kinerja

  1. S1-2018-347665-abstract.pdf  
  2. S1-2018-347665-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-347665-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-347665-title.pdf