EVALUASI PEMUNGUTAN PAJAK RESTORAN TERHADAP TARGET PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN XYZ ( Studi Pada BPPKAD Kabupaten XYZ Tahun 2011-2015)
SUSAN INDARTI, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.
2018 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanUpaya mewujudkan pemerintah daerah yang mandiri, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik terus berusaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemungutan pajak daerah merupakan alternatif yang paling efektif dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah dikarenakan pajak daerah merupakan salah satu pendapatan yang relatif stabil pada setiap tahunnya. Realisasi penerimaan pajak restoran di Kabupaten Gresik menyumbang pendapatan bagi daerah yang cukup besar. Penerimaan pajak restoran selama kurun lima tahun sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 selalu mengalami peningkatan yang signifikan, hanya pada tahun 2011 realisasi tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Kendala yang menjadi penghambat dalam pemungutan pajak restoran tersebut berasal dari pihak internal yaitu petugas pemungut pajak dan pihak eksternal yaitu wajib pajak restoran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi proses penetapan dan pemungutan pajak restoran yang telah dilakukan oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik; serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala proses penetapan dan pemungutan pajak restoran oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik. Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. obyek Pajak Restoran adalah pelayanan yang disediakan oleh restoran. Subjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang membeli makanan atau minuman dari restoran. Teknik analisa data dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis Delphi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) proses pemungutan pajak belum dilakukan sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure). Kurang optimalnya pemungutan pajak dipicu oleh adanya permasalahan internal yaitu pada sumber daya manusia; (2) Faktor-faktor yang menjadi kendala penetapan dan pemungutan pajak restoran oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik terkait dengan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (pemungut pajak), mutasi karena kedekatan dengan penguasa, belum diterapkannya SOP, tidak ada sanksi tegas, tidak berjalannya self assessment.
Local tax collection is the most effective alternative in the effort to increase local income because the local tax is one of the relatively stable incomes in each year. The realization of tax revenues in the restaurants of Gresik Regency contributed income for large areas. Tax receipts for five years from 2011 to 2015 have always increased significantly, only in 2011 did not achieve the realization of the set targets. Constraints that become obstacles in the restaurant tax collection is derived from the internal parties of tax collectors and external parties are restaurant taxpayers. The purpose of this study is to determine and evaluate the process of determining and collecting restaurant taxes that have been done by BPPKAD Gresik Regency; as well as to determine the factors that become constraints of the process of determining and collecting restaurant taxes by BPPKAD Gresik Regency. This research uses qualitative research design with case study approach. Methods of data collection were obtained through interviews and questionnaires by using a total of 20 respondents consisting of Taxation Expert Team, Head and Section Head and staff of BPPKAD Gresik Regency. Technique of data analysis in this research by using Delphi analysis. The result of this research can be concluded that (1) the process of tax collection has not been done in accordance with SOP (Standard Operating Procedure). Less optimal tax collection is triggered by the internal problems of human resources; (2) Factors that become constraints determination and tax collection restaurant by BPPKAD Gresik Regency related to the quality and quantity of human resources (tax collector), mutation due to proximity to the authorities, not yet the implementation of SOP, the absence of strict sanctions, non-running of self assessment.
Kata Kunci : Evaluasi Pemungutan Pajak Restoran, Target Pendapatan Asli Daerah/Evaluation, Restaurant Tax Collection, Determination of Target Tax