KINERJA TIM KENDALI MUTU KENDALI BIAYACABANGSURAKARTA DALAM PENGENDALIAN MUTU DAN BIAYA PADA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL
SHOLAHUDDIN SANJAYA, Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes.; Dr.dr. Dwi Handono Sulistyo, M.Kes.
2018 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Indonesia pada tahun 2014 telah melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selama 3 tahun pelaksanaan JKN ditemukan indikasi permasalahan mengenai mutu dan biaya.Implementasi di wilayah Kantor Cabang Utama Surakarta belum optimal dari perbandingan iuran dan pengeluaran jaminan kesehatan.TKMKB Cabang Surakartadibentuk sebagai forum pengendalian mutu dan biaya JKN di wilayah BPJS KCU Surakarta.Tim Koordinasi sebagai salah satu tim pada TKMKB berperan penting dalam pengendalian mutu dan biaya JKN. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi kinerjadengan Tim Koordinasi TKMKB Cabang Surakarta. Tujuan: Mengevaluasi kinerja Tim KoordinasiTKMKB Cabang Surakarta dalam pengendalian mutu dan biaya program JKNdan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat kinerja. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif yang berfokus mengembangkan deskripsi dan analisis mendalam tentang kinerja Tim Koordinasi pada program jaminan kesehatan nasional di Kantor Cabang Utama Surakarta. Kinerja dinilai pelaksanaan tugas1.utilization review, 2.pembahasan masalah dan evaluasi kebijakan, 3.sosialisasi kewenangan, pembinaan etika dan disiplin profesi tenaga kesehatan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat dengan kinerja dengan menggunakan model logika.Data dikumpulkan menggunakan wawancara, dan telaah dokumen. Hasil :Tugas utilization review belum sesuai standarkarena hanya dilaksanakan 1 kali dan tidak ada pemantauan dan tindak lanjut dari hasil UR, pembahasan masalah dan evaluasi kebijakanbelum sesuai standar karena permasalahan rekomendasi belum sesuai dengan permasalahan yang diangkat. Sosialisasi kewenangan, pembinaan etika dan disiplin profesi tenaga kesehatan belum sesuai standar karena tidak tersampaikan ke seluruh anggota organisasi profesi. Faktor yang menghambat kinerja adalah waktu yang terbatas, kurangnya akses data, dan fasilitasi . Kesimpulan :Kinerja Tim Koordinasi pada tugas utilization reviewbelum optimal, pada tugas pembahasan masalah dan evaluasi kebijakan belum optimal, dan pada tugas sosialisasi kewenangan, pembinaan etika dan disiplin profesi tenaga kesehatan belum optimal. Faktor yang menghambat kinerja adalah waktu yang terbatas, kurangnya akses data, dan fasilitasi TKMKB.
Background: Indonesia in 2014 has implemented the National Health Insurance (JKN) program. During 3 years of implementation JKN found indication of problems regarding quality and cost. The implementation of the comparison between contribution and health insurance expenditure in Surakarta Branch Office is not optimal. TKMKB Surakarta Branch was formed as a forum of quality and cost control JKN in BPJS KCU Surakarta region. The Coordinating Team as one of the teams at TKMKB plays an important role in JKN quality and cost control For that we need to evaluate the performance with the TKMKB Surakarta Branch coordination team. Objective: To evaluate the performance of TKMKB Surakarta Branch Coordination Team in quality and cost control of JKN program and to identify performance inhibiting factors Method: The type of this research is descriptive with case study design using qualitative approach focusing on developing the description and depth analysis about Coordination Team performance on national health insurance program at Surakarta Branch Office. Performance is assessed based on the implementation of job description : 1.utilization review, 2.problem discussion and evaluation of policy, 3. socialization authority, ethics coaching, health professional discipline discipline, and identifyng that hamper with performance by using logic model. Data were collected using interviews and document review. Results: The utilization review task is not standardized yet because it is only implemented once and there is no monitoring and follow-up of UR indicators, the discussion of the problem and the evaluation of the policy has not been in accordance with the standards because the recommendation issues have not been in accordance with the issues raised. The socialization of authority, ethical guidance and professional discipline of health personnel have not been up to standard because they are not conveyed to all members of professional organizations. Factors that hamper performance are limited time, lack of data access, and facilitation. Conclusion: The performance of the Coordination Team on the task of utilization review has not been optimal yet, the task of discussing the problem and the evaluation of the policy has not been optimal, and in the task of authority socialization, ethics coaching and health professional discipline has not been optimal. Factors that hinder performance are limited time, lack of data access, and facilitation of TKMKB.
Kata Kunci : Evaluasi Kinerja, Tim Koordinasi TKMKB Cabang Surakarta, Faktor Penghambat Kinerja Tim Koordinasi TKMKB, Performance Evaluation, Coordination Team of TKMKB Surakarta Branch, Obstacles Factor of Coordination Team TKMKB