Manajemen Perubahan Hari Kerja Pegawai di Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang, Studi Kasus Pelayanan Sabtu Minggu (Weekend Service)
MARKUS GUMALA BANDHU, Dr. Samodra Wibawa, M.Sc.
2017 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Penelitian ini berusaha memaparkan pengelolaan perubahan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang sebagai akibat dari adanya penambahan waktu kerja khususnya bagi petugas yang menjalaninya. Proses pengelolaan perubahan itu dijelaskan melalui manajemen perubahan untuk melihat apa saja yang dilakukan oleh kantor BPN untuk mengelola perubahan waktu kerja serta sejauh apa upaya-upaya perubahan tersebut membantu pegawai sebagai pihak yang terkena dampak penambahan waktu kerja. Penelitian ini juga membahas mengenai bagaimana perilaku pegawai yang muncul terkait penambahan waktu kerja tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski beberapa pegawai yang menjalankan tugas pelayanan weekend service menyatakan tidak memiliki keberatan dengan tugas yang diberikan, muncul bentuk-bentuk penolakan lain seperti perilaku absentisme di kalangan petugas pelaksana, ataupun keterlambatan waktu masuk kerja. Absentisme terjadi karena pegawai memahami bahwa pelaksanaan weekend service tidak maksimal karena jumlah pemohon yang sangat sedikit pada waktu pelayanan dijalankan. Meski muncul absentisme, pegawai yang tetap menjalankan tugas pelayanan sabtu-minggu menyatakan bahwa penambahan waktu kerja ini merupakan konsekuensi dari tugas dan tanggung jawab kerja. Motivasi intrinsik pegawai untuk tetap mau menjalankan tugas tersebut selain memahami tugas dan tanggung jawab kerja, yaitu memanfaatkan fasilitas kantor yang ada, serta menggunakan waktu kerja tersebut untuk menyelesaikan tugas kerja lain. Pegawai juga menyatakan bahwa perubahan lingkungan kerja juga membantu mereka di dalam memahami beban kerja pegawai.
This research focused on the process of change management that was done and implemented by National Land Affairs Agency of Tangerang as a results from the increase time of work for employees by implementing weekend service. The process of change management itself could be explained from what things that manager did to maintain the cycle of change that would help employees to settle with the changes. This research will also discussed about the behaviour showed by the employees whom affected by the increase time of work. The results of this research showed that the majority of employees agreed that the increasing time of work did not significantly affect their work force, but instead of openly disagreeing, some of employees chose to doing absentism or not showing up when they have to do weekend service. This condition happened because some employees thought the number of services they got wasn't that much, that makes them to feel the services become ineffective. Things that motivates them intrinsicly, turns out to be the used of office facilities. Besides that, those changes that implemented by BPN, helped them to reduce the workload because of weekend service.
Kata Kunci : Pengelolaan Perubahan, Weekend Service, Perilaku Pegawai.