PERAN HUMAS BPJS KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PESERTA BPJS KESEHATAN (Studi Kasus PT. Askes Menjadi BPJS Kesehatan di Yogyakarta)
BOBBY WICAKSONO, Drs. I Gusti Ngurah Putra, M.A.
2017 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASIPenelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui peranan humas BPJS Kesehatan dalam meningkatkan peserta BPJS Kesehatan pasca perubahan PT. Askes Menjadi BPJS Kesehatan di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dibutuhkan berupa jawaban responden (penilaian) atas pertanyaan dalam interview guide. Subyek atau narasumber yang akan dijadikan sebagai informan dalam penelitian ini adalah Kepala Bagian Humas BPJS Kesehatan Yogyakarta, Kepala BPJS Kesehatan Yogyakarta, dan perwakilan masyarakat peserta BPJS Kesehatan Yogyakarta yang baru atau bukan pelanggan dari PT. AskesTeknik analisa data dapat dilakukan dengan model analisis deskriftif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa peranan humas BPJS Kesehatan dalam meningkatkan peserta BPJS Kesehatan pasca perubahan PT. Askes Menjadi BPJS Kesehatan di Yogyakarta adalah peran manajerial. Peran manajerial yaitu Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY berperan dalam proses perencanaan hingga pembuatan keputusan dalam komponen program peningkatan peserta, Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY memberikan masukan, pertimbangan dan saran kepada tim dalam proses pengambilan keputusan, Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY berperan dalam melakukan riset dan evaluasi terhadap pelaksanaan program peningkatan peserta, humas BPJS Kesehatan mengelola respon organisasi terhadap isu dan mencari solusi penyelesaian isu yang berkaitan dengan program peningkatan peserta, dan tetapi Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY tidak berperan dalam menyusun anggaran humas yang berkaitan dengan program peningkatan peserta. Bahwa peranan humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY dalam meningkatkan peserta BPJS Kesehatan pasca perubahan PT. Askes Menjadi BPJS Kesehatan di Yogyakarta adalah peran teknisi, dimana Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY menjalankan program-program hasil implementasi kebijakan yang berdasarkan program peningkatan peserta, Humas BPJS Kesehatan memproduksi media seperti brosur dan poster berdasarkan pada program peningkatan peserta, Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY menyebarkan brosur dan memasang poster sebagai bentuk penyebarluasan dan publikasi program, Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY melakukan dokumentasi kegiatan yang terkait dengan program peningkatan peserta, dan Humas BPJS Kesehatan Provinsi DIY juga bertindak sebagai juru bicara dalam konferensi pers terkait dengan program peningkatan peserta.
The study was conducted aiming to determine the role of public relations in enhancing participant BPJS Kesehatan post the changes PT. Askes being BPJS in Yogyakarta. This study is a qualitative research with qualitative descriptive approach. Data needed in the form of respondents (ratings) to the questions in the interview guide. The subjects or sources that will serve as informants in this study is the Head of Public Relations BPJS Kesehatan Yogyakarta, Head of BPJS Kesehatan Yogyakarta, and community representatives participants Yogyakarta new BPJS Kesehatan Yogyakarta or not a customer of PT. Askes. Teknik data analysis can be done with qualitative descriptive analysis model. The analysis showed that the role of public relations in enhancing participant BPJS Kesehatan Yogyakarta post the changes PT. Askes being BPJS Kesehatan Yogyakarta in Yogyakarta is the managerial role. Managerial role that public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta plays a role in the planning and decision-making in the component improvement program participants, Public Relations BPJS Kesehatan Yogyakarta provide input, consideration and advice to the team in the decision making process, public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta plays a role in conducting research and evaluation the implementation of improvement programs participants, public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta manage the organization's response to the issue and find a solution settlement of issues related to the enhancement program participants, and but public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta no role in preparing budget-related public relations improvement program participants. That the role of public relations in the BPJS Kesehatan Yogyakarta increase BPJS Kesehatan participants post the changes PT. Askes being BPJS Kesehatan in Yogyakarta is the role of technician, where public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta runs a program of the results of policy implementation based improvement program participant, BPJS Kesehatan Yogyakarta produce media such as brochures and posters based on a program to improve the participants, BPJS Kesehatan Yogyakarta deploy flyers and putting up posters as a form of dissemination and publication program, public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta to document activities related to the program to improve the participants, and public relations BPJS Kesehatan Yogyakarta also act as a spokesperson in a press conference associated with increased program participants.
Kata Kunci : Kata kunci: Peran Humas, BPJS Kesehatan, Peningkatan Peserta.