Laporkan Masalah

ANALISIS DAYA BELI KONSUMEN DALAM BISNIS BARANG ANTIK (KASUS BISNIS VESPA)

ADITYA RUSANRI SP, Drs. Moh. Halimi, M.M

2017 | Tugas Akhir | D3 MANAJEMEN SV

Adanya gaya hidup yang menuntut orang untuk mengikuti model trend fashion yang sedang membumi,trend dimana fashion bergaya modern masa kini yang dikolaborasikan dengan gaya masa tahun 1970. Scooter vespa kendaraan yang diproduksi oleh PT. Piaggio Italy yang juga menjadi ikon negara tersebut,kini menjadi daya tarik dibeberapa kalangan yang terutama anak muda, dengan gaya klasik atau yang biasa di sebut dengan istilah gaya retro. Dampak positif yang dirasakan oleh pembeli, diantaranya mendapat kemudahan untuk menjangkau info dan melakukan pembelian tanpa harus mencari sendiri unit vespa yang keberadaannya tidak tentu ada disetiap wilayah, dapat menentukan atau memilih unit vespa sesuai dengan keinginan dan kondisi keuangan yang sudah dianggarkan sebelumnya, mendapat jaminan dan kepercayaan atas barang yang dibeli, Sedangkan dampak negatif untuk pembeli atau konsumen contohnya nilai jual unit vespa yang terlalu tinggi di puncak musimnya yang membuat beberapa pembeli kurang dapat menjangkau, minat calon pembeli yang berkurang, merasa dirugikan dengan hak konsumen yang kurang terpenuhi dari sisi harga yang melambung dengan mendapat kwalitas yang kurang sesuai dengan nilai harga pembelian, yang pada masyarakat umum berfikir secara nalar akan banyak perbandingan dengan kendaraan keluaran baru. Dari sinilah dimulainya pemburuan scooter,yang menjadi tidak terkendali sampai harga yang melambung tinggi, karena banyaknya peminat tapi unit scooter tahun tua yang minim karena mengingat sudah tidak diproduksi lagi. Berdasarkan data yang diolah,penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa permintaan dan daya beli masyarakat di kota lebih kuat dibandingkan dengan daya beli masyarakat yang berada di pedesaan, mengingat tingkat kebutuhan juga penghasilan.

Adanya gaya hidup yang menuntut orang untuk mengikuti model trend fashion yang sedang membumi,trend dimana fashion bergaya modern masa kini yang dikolaborasikan dengan gaya masa tahun 1970. Scooter vespa kendaraan yang diproduksi oleh PT. Piaggio Italy yang juga menjadi ikon negara tersebut,kini menjadi daya tarik dibeberapa kalangan yang terutama anak muda, dengan gaya klasik atau yang biasa di sebut dengan istilah gaya retro. Dampak positif yang dirasakan oleh pembeli, diantaranya mendapat kemudahan untuk menjangkau info dan melakukan pembelian tanpa harus mencari sendiri unit vespa yang keberadaannya tidak tentu ada disetiap wilayah, dapat menentukan atau memilih unit vespa sesuai dengan keinginan dan kondisi keuangan yang sudah dianggarkan sebelumnya, mendapat jaminan dan kepercayaan atas barang yang dibeli, Sedangkan dampak negatif untuk pembeli atau konsumen contohnya nilai jual unit vespa yang terlalu tinggi di puncak musimnya yang membuat beberapa pembeli kurang dapat menjangkau, minat calon pembeli yang berkurang, merasa dirugikan dengan hak konsumen yang kurang terpenuhi dari sisi harga yang melambung dengan mendapat kwalitas yang kurang sesuai dengan nilai harga pembelian, yang pada masyarakat umum berfikir secara nalar akan banyak perbandingan dengan kendaraan keluaran baru. Dari sinilah dimulainya pemburuan scooter,yang menjadi tidak terkendali sampai harga yang melambung tinggi, karena banyaknya peminat tapi unit scooter tahun tua yang minim karena mengingat sudah tidak diproduksi lagi. Berdasarkan data yang diolah,penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa permintaan dan daya beli masyarakat di kota lebih kuat dibandingkan dengan daya beli masyarakat yang berada di pedesaan, mengingat tingkat kebutuhan juga penghasilan.

Kata Kunci : Gaya Hidup, Hak Konsumen, Daya Beli.

  1. D3-2017-332860-abstract.pdf  
  2. D3-2017-332860-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-332860-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-332860-title.pdf