REPRODUKSI MOTIF BATIK ENCIM DALAM KONTEKS INDUSTRI KREATIF DI PEKALONGAN JAWA TENGAH 2009-2016
TRI WULANDARI, Dr. Wisma Nugraha Ch.R., M.Hum.; Prof. Drs. SP. Gustami, S.U.
2017 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni RupaMotif batik Encim merupakan motif batik pesisiran yang merepresentasi budaya Cina peranakan, kemudian melebur dengan pengaruh budaya Belanda dan budaya batik pedalaman. Salah satu motif yang mendapatkan pengaruh tersebut adalah motif Buketan. Batik Encim pada awalnya digunakan sebagai penentu strata sosial masyarakat Cina peranakan, kini fungsi batik Encim berubah menjadi benda seni, barang khusus, ataupun barang koleksi bagi masyarakat pendukungnya. Bagi kalangan pengusaha industri batik dan masyarakat umum, batik Encim telah dijadikan produk industri seperti produk fashion dan produk pelengkap interior. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan estetika, sosiologi budaya, perubahan sosial, dan konsep industri kreatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumen tertulis, dan triangulasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui praktik produksi dan reproduksi motif batik Encim pada arena produksi budaya dalam ranah industri kreatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik produksi dan reproduksi motif batik Encim dilakukan oleh kalangan pengusaha batik Cina peranakan dan pengusaha industri batik di Pekalongan telah membentuk perubahan pada aspek struktur visual, fungsi, kelas konsumen, maupun ruang sosial. Hal yang melatar-belakangi praktik reproduksi karena motif batik Encim memiliki keunggulan dari segi aspek pembuatannya, kualitas mutu, nilai estetis, sosial budaya, historis, dan nilai ekonomi. Namun, keseluruhan aspek tersebut telah mengalami penyederhanaan dalam praktik produksi dan reproduksi di era industri kreatif. Hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan mengenai perkembangan motif batik Encim dalam konteks indutri kreatif untuk masa yang akan datang. Kata Kunci: batik Encim, motif, reproduksi, industri kreatif.
Encim batik motif is a coastal batik motif that represents of the mixed ethic origins Chinese culture, so then merged with influence of Dutch's culture and inland batik culture. One of the motifs influenced by those cultures is the Buketan motif. Initially, Encim batik is used to determine someone's social status in the mixed Chinese culture community, now the function of Encim batik transformed became art objects, special product, or collection for supportive community. For batik industry entrepreneurs and general public, Encim batik has been made industrial products such as fashion and interior complementary products. This research is a qualitative research which use aesthetic approach, cultural sociology, social change, and creative industry concepts. Data were collected through observation, interview, written document, and triangulation. The data obtained were analyzed to know the production and reproduction practices of Encim batik motif on cultural production arena in the field of creative industry. These results of research indicate that production and reproduction practices of Encim batik motif done by Chinese mixed culture batik entrepreneurs and industry batik entrepreneurs in Pekalongan have created change on visual structure, function, consumer class, or social space aspects. The background of reproduction practices because the Encim batik motif has excellence from the process making, quality, aesthetic value, socioal culture, historical, and economical aspects. However, those aspects have been simplified on the production and reproduction practices in the creative industry era. The results of this research can be used as a reference about development of Encim batik motif in creative industry context for the future. Key wods: Encim batik, motif, reproduction, creative industry.
Kata Kunci : batik Encim, motif, reproduksi, industri kreatif.