Laporkan Masalah

PEMILIHAN SALURAN DISTRIBUSI BANK ABC TERKAIT PENYALURKAN KREDIT KEPADA UMKM

NURINA AYUNINGTYAS, B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Manajemen

Unit Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) merupakan sektor penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Perkembangan UMKM tentunya tidak terlepas dari dukungan perbankan sebagai penyalur kredit. Pada tahun 2012 muncul Peraturan Bank Indonesia nomor 14/22/PBI/2012 mengenai kewajiban bank-bank untuk menyalurkan dananya kepada UMKM secara bertahap yang di mulai pada tahun 2015. Bank ABC merupakan bank korporasi yang berfokus pada penyaluran kredit perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Sebagai sebuah bank, maka dia berkewajiban memenuhi regulasi dari Bank Indonesia tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun atau merancang sistem penyaluran distribusi yang digunakan oleh Bank ABC terkait dengan penyaluran kredit kepada UMKM dalam rangka untuk memenuhi regulasi Bank Indonesia. Dalam menyusun atau merancang sistem saluran distribusi, peneliti menggunakan model teoritikal Nur�aini (2016), Amirullah (2015) dan Tjiptono dan Chandra (2012) mengenai analisis lingkungan dan SWOT analisis, Thompson et al. (2012) mengenai faktor sukses kunci, serta Kotler dan Keller (2012) dan Tjiptono dan Chandra (2012) mengenai saluran distribusi.. Dalam penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Bank menggunakan saluran distribusi tidak langsung, yaitu dengan menggunakan perantara BPR dan Koperasi dalam menyalurkan kredit kepada UMKM. Selain itu, dalam menyalurkan kredit secara tidak langsung, Bank memilih untuk menggunakan distribusi selektif. Dalam perjalanannya, ditemukan kendala dalam saluran distribusi dalam hal pengelolaan dan pengawasan, serta keterbatasan kemampuan Bank dalam memahami UMKM. Untuk mengatasi hal tersebut, Bank perlu melakukan modifikasi dalam saluran distribusi. Modifikasi yang bisa dilakukan Bank memperhatikan faktor pengelolaan dan pengawasan kredit, sumber dana murah, serta peningkatan sumber daya manusia dan mutu pelayanan.

Unit Middle, Small, Micro Enterprises (MSME) is important sector for development of Indonesia Economics. The development of MSME is not apart from banking support as credit lending. In year 2012, Bank Indonesia Regulations number 14/22/PBI/2012 about banks obligation to lend their fund to MSMS gradually starting in year 2015 is established. PT ABC Bank is corporate banking which focused to give lending to big companies in Indonesia. As a bank, it needs to fulfill the obligation for Bank Indonesia. The purpose of this research is for compiling or designating distribution channel system which used by Bank ABC related to credit distribution to MSME in order to fulfill Bank Indonesia regulations. In compiling or designating distribution channel, researcher is using theoretical model of Nur�aini (2016), Amirullah (2015) and Tjiptono and Chandra (2012) about environmental analysis and SWOT analysis, Thompson et al. (2012) about key success factors, also Kotler dan Keller (2012) and Tjiptono and Chandra (2012) about distribution channels. In the research that has been done, it can be concluded that Bank using indirect distribution channels by using BPR and cooperation as intermediaries for distributing credit to MSME. Beside that, in indirect credit distribution, Bank choose to use selective distribution. In the journey, there are constraints that been found in distribution channels in managing and supervising, and also there is limitation of Bank capability in understanding MSME. To handle it, Bank needs to modify it distribution channels. The modification needs to pay attention to credit managing and supervising factors, source of affordable fund, and improvement in human resource and quality of service.

Kata Kunci : bank, UMKM, analisis lingkungan, analisis SWOT, saluran distribusi, faktor sukses kunci

  1. S2-2017-343798-abstract.pdf  
  2. S2-2017-343798-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-343798-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-343798-title.pdf