PENGARUH BERCERITA DENGAN PENAMBAHAN DEMONSTRASI TERHADAP KOMPETENSI SOSIAL ANAK PRASEKOLAH DI KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA
LILIN KRISNANI, Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.; Lely L., S.Kp., M.Kes., Ph.D.
2017 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Kompetensi sosial merupakan suatu kemampuan yang dimiliki seseorang untuk bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. Kemampuan ini berkembang sesuai dengan proses tumbuh kembang manusia. Kompetensi sosial yang kurang pada anak prasekolah dapat terbawa hingga dewasa dan menjadikan anak sebagai pribadi yang sulit berinteraksi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh bercerita dengan penambahan demonstrasi terhadap kompetensi sosial anak prasekolah. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2017 menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pretest post test. Partisipan pada penelitian ini merupakan orang tua dan anak dari PAUD Kuncup Melati dan TK Kuntum Melati sebanyak 35 responden. Instrumen yang digunakan adalah Social Competence Scale Parent Version. Hasil penelitian dianalisis menggunakan paired t-test untuk mengetahui perubahan kompetensi sosial anak sebelum dan sesudah pemberian intervensi bercerita dengan penambahan demonstrasi. Hasil: hasil rata-rata skor kompetensi sosial anak prasekolah sebelum pemberian intervensi bercerita sebesar 30,40±5,500 dan setelah pemberian intervensi menjadi 31,80±5,285. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi bercerita dengan demonstrasi (p=0,064). Kesimpulan: Intervensi bercerita dengan penambahan demonstrasi tidak bepengaruh terhadap kompetensi sosial anak prasekolah. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memberikan intervensi dengan durasi yang sesuai dengan kemampuan konsentrasi anak prasekolah, yaitu 10-15 menit dan menyamakan setting tempat dan waktu pemberian intervensi.
Backrgound: Social competence is an ability posessed by human to socialize or interact with others around them. This ability is developed according to human's growth process. Less-developed social competence in preschool children can be brought until they grow up and makes them difficult to interact. Objective: To analyze the effect of story telling with demonstration to social competence of preschool children. Method: This research held on March-April 2017 uses quasi experiment method with one group pretest post test design. The participants of this research are 35 mothers and children of PAUD Kuncup Melati and TK Kuntum Melati. The instrument used is Social Competence Scale Parent Version. The research result is analyzed using paired t-test to know the changing of children's social competence, before and after given the intervension of story telling with demonstration. Result: The average score result of social competence of preschool children before given the intervension of story telling with demonstration is 30,40±5,500 while after given the intervension of story telling with demonstration is 31,80±5,285. There is no significant difference between before and after given the intervension of story telling with demonstration (p=0,064). Conclusion: The intervension of story telling with demonstration does not give any effect to the preschoolers social competence. The next researcher can provide intervention according to the preschool concentration ability, 10-15 minutes and equalize setting place and time of giving intervention.
Kata Kunci : Anak prasekolah, bercerita, demonstrasi, kompetensi sosial