PERAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN KEPRIBADIAN EKSTRAVERSI TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF ORGANISASI
IRENE PRAMATREIZE I., Bagus Riyono, Dr., M.A., Psikolog
2016 | Tesis | S2 PsikologiDunia makin berkembang dengan adanya inovasi yang terus dilakukan penghuninya. Perkembangan ini terlihat di berbagai aspek, seperti munculnya industri baru. Dampak positif maupun dampak negatif akan bersamaan muncul seiring dengan adanya perkembangan ini. Secara tidak langsung, inovasi ini berdampak pada tuntutan di dalam pekerjaan. Karyawan akan menjadi terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan mengabaikan kepentingan yang lain sehingga akan mempengaruhi kualitas kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kualitas kehidupan kerja dan kepribadian ekstraversi terhadap komitmen afektif pada karyawan dalam sebuah organisasi. Perkembangan di dalam organisasi dituntut inovasi yang kreatif dan dapat menuju ke perubahan yang lebih baik. Perubahan tersebut merupakan suatu kekuatan yang dapat memberikan dorongan (motivasi) atau justru dapat membuat karyawannya semakin malas untuk bekerja (demotivasi). Subjek dalam penelitian ini sebanyak 70 orang dengan kriteria level dari staff hingga pimpinan, karyawan aktif di Gembira Loka, dan pendidikan terakhir minimal SMA. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala komitmen organisasi, skala kualitas kehidupan kerja, dan skala kepribadian ekstraversi. Teknis analisis regresi ganda (multiple regresission) karena penelitian ini menguji hubungan hubungan 2 variabel bebas dan 1 variabel tergantung. Uji tersebut antara lain Uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas. Uji reliabilitas dilakukan dengan teknik alpha cronbach, yang menghasilkan nilai 0,907 untuk skala komitmen afektif, lalu untuk skala kualitas kehidupan kerja sebesar 0,904, dan skala kepribadian ekstraversi sebesar 0,781. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda (multiple regression) menggunakan SPSS for Window versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan kepribadian ekstraversi secara bersama-sama terhadap komitmen afektif organisasi. Penelitian ini menghasilkan sumbangan untuk komitmen afektif dari kualitas kehidupan kerja dan kepribadian extraversion sebesar 27,1%. Komitmen afektif organisasi pada karyawan merupakan suatu kekuatan yang dapat membuat sebuah perusahaan mencapai tujuannya.
The world is growing with innovations that continue to do its inhabitants. This development is seen in various aspects, such as the emergence of new industries. Both positive and negative impacts will simultaneously appear along with this progress. Indirectly, these innovations have an impact on demand in the job. Employees will be too busy with work and ignores the interests of the others so that it will affect the quality of life. This study to identify the role of quality of working life and personality extraversion to affective commitment employees in organization. Developments in the organization demanded creative innovation and can lead to a change for the better. The change is a strength that can give encouragement (motivation) or it can make employees more reluctant to work (demotivation). Subject this study of 70 people with the criteria of staff to the leadership level, active employees in Gembira Loka, and minimum high school education. The research instrument used is the scale of organizational commitment, work life quality scale, and the scale of extraversion personality. This study used regression analysis (multiple regresission) because this study examined the relationship relationships two independent variables and one dependent variable. The tests include a test of normality, linearity test, multicollinearity test. Reliability tests performed with Cronbach alpha, which produces the value 0.907 for affective commitment scale, scale the quality of work life of 0.904, and extraversion personality scale of 0,781. Data analysis technique used is multiple regression analysis (multiple regression) using SPSS for Window version 22.0. The results of this study revealed a significant positive effect between the quality of working life and personality extraversion together against affective organizational commitment. This research resulted in a donation to the affective commitment of quality of working life and extraversion personality of 27.1%. Affective organizational commitment to employees is a force that can make a company achieve its goals.
Kata Kunci : Kata Kunci: kualitas kehidupan kerja, ekstraversi, komitmen afektif organisasi