GAMBARAN OUTCOME PERAWATAN PALIATIF MENURUT CAREGIVER DAN EFIKASI DIRI CAREGIVER PADA PASIEN DENGAN KANKER DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. MOEWARDI SURAKARTA
DINAR NANDINI M, Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Keluarga, sebagai sumber dukungan terdekat pasien juga mengalami perubahan seperti pasien, seperti perubahan peran sosial, pola komunikasi dan koping. Keluarga (caregiver) dengan koping yang tidak efektif akan beranggapan tidak mampu untuk mengatasi masalah yang dihadapi atau cenderung memiliki efikasi diri yang rendah. Untuk itu perlu adanya perawatan paliatif untuk mendukung pasien kanker maupun caregiver. Tujuan: Mengetahui gambaran outcome perawatan paliatif menurut caregiver dan efikasi diri caregiver pada pasien dengan kanker di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode: Penelitian deskriptif pada 76 responden, diseleksi dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner data demografi, POS dan CaSES dan dianalisa dengan statistik deskriptif. Hasil: Menurut persepsi caregiver, pasien kanker mengalami nyeri pada level sedang yaitu 25 orang (32,9%), munculnya gejala lain dalam level ringan sebanyak 23 orang (30,3%), sebanyak 20 orang (26,3%) cargiver menyatakan kadang-kadang pasien mengalami kecemasan, sebanyak 17 orang (22,4%) keluarga selalu mengalami kecemasan, dan sebanyak 19 orang (25%) menyatakan waktu yang terbuang lebih dari setengah hari. Domain resilience (ketahanan) sebesar 3,02 (SD + 0,96), domain self-maintenance (pemeliharaan diri) sebesar 3,27 (SD + 0,87), domain emotional connectivity (ikatan emosional) sebesar 3,34 (SD + 0,79), dan untuk domain instrumental caregiving (pelayanan fisik) sebesar 3,32 (SD + 0,84). Kesimpulan: Ada 5 fokus masalah yang dihadapi pasien kanker menurut caregiver, yaitu kecemasan keluarga, nyeri, banyaknya banyak waktu yang terbuang, kecemasan pasien, dan munculnya gajala lain. Efikasi diri caregiver pasien dengan kanker berada pada rentang nilai 3 (cukup yakin) hingga nilai 4 (sangat yakin). Kata kunci: caregiver, palliative outcome scale, efikasi diri, pasien kanker
Background: Family as a nearest source of support of patients who not miss the changes who experienced by patients such as changes in social roles, communication and coping. Family (caregivers) with not effective coping will assume that they don’t able to solve the problems or have low self-efficacy. Therefore, we need a good palliative care that can give support to patients and caregivers. Objective: To know an overview of palliative care outcome by caregivers and caregivers self efficacy in patients with cancer in the general hospital Dr. Moewardi Surakarta. Method: Descriptive study on 76 respondents, who were selected by purposive sampling. Collecting data used questionnaires on demographic data, POS and CaSES. Data were analyzed used descriptive statistics. Results: According to caregiver’s point of view, cancer patients who had pain experience in moderate level were 25 persons (32,9%), who had other symptoms in mild level were 23 persons (30,3%), who sometimes experienced anxiety were 20 persons (26,3%), who the family always experienced anxiety were 17 persons (22,4%), and who said that they had wasted time were 19 persons (25%). Domain resilience of 3.02 (SD + 0.96), the domain of self-maintenance of 3.27 (SD + 0.87), emotional domain connectivity of 3.34 (SD + 0.79), and for the instrumental caregiving domains of 3.32 (SD + 0.84). Conclusion: There are 5 problems that experienced by cancer patients, they are family anxiety, pain, wasted time, patient anxiety, and appearance of other symptoms. Caregiver self-efficacy is in the range 3 and 4. Keywords: caregiver, palliative outcome scale, self-efficacy, cancer patients
Kata Kunci : caregiver, palliative outcome scale, efikasi diri, pasien kanker