Laporkan Masalah

Nilai Humanis Dalam Lakon Mahabharata (Analisis Resepsi Anak Muda Terhadap Pertunjukan Wayang Orang Sriwedari)

HILDA ANGGRAINI, Drs. Budhy Komarul Zaman, M.Si.

2016 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Penelitian ini menggunakan analisis resepsi dengan pendekatan ilmu budaya, yang menunjukan bahwa audiens secara aktif dan secara kritis membuat makna atas media dan menafsirkannya. Dengan subjek penelitian anak muda, peneliti melakukan wawancara dan mengeidentifikasi tiga informan penonton Wayang Orang Sriwedari Solo dengan jenjang usia, latar belakang pendidikan, latar belakang sosial, serta gender yang berbeda menginterpretasi nilai nilai humanis dalam lakon lakon Mahabharata yang dipentaskan. Hasil penelitian menunjukan bahwa audiens menggunakan frame of reference dan field of experience mereka masing masing untuk menginterpretasi nilai nilai humanis dalam lakon lakon Mahabharata. Beberapa audiens yang memiliki pengetahuan tentang wayang orang cenderung lebih menginterpretasikannya dengan sudut pandang yang berbeda, sedangkan audiens lainnya yang memiliki sedikit pengetahuan tentang wayang orang cenderung menginterpretasi sesuai kebutuhan pribadi. Bagi para audiens, seni pertunjukan Wayang Orang Sriwedari merupakan alternatif lain untuk memperluas pandangan mereka tentang kehidupan. Bagi sebagian orang, seni pertunjukan wayang digunakan sebagai sebuah media untuk berbagi pengalaman budaya dan sosialisasi dalam kaitannya dengan komunikasi antar manusia dan maknanya dibangun melalui interaksi dan pemikiran.

This study uses reception analysis in cultural studies approach, which shows that audiences view the media actively and create meaning critically, also with using their interpretation. With choosing the young people as research subject, researcher did interview and identified to three informans of Sriwedari Solo Human Puppet Dance Performing Art by ages, education backgrounds, social backgrounds, and genders that are distinct for interpreting humanism values in Mahabharata stories show. The results showing that audiences use frame of reference and field of experience of them for doing humanism values interpretation in Mahabharata stories. Mostly audiences who have more knowledges about human puppet dance will be more doing interpretation with the different point of view, meanwhile the other that has less knowledges about human puppet dance will be doing interpretation by personal necessary. For the audiences, Sriwedari Solo Human Puppet Dance Performing Art is the alternative media for increasing their point of view about life. Also for some people, puppet show performing art is used as media for sharing about cultural experiences and socialization in human communication where the meanings are built by interaction and thought.

Kata Kunci : reception analysis, young people, humanism value, Mahabharata story, Sriwedari Solo Human Puppet Dance Performing Art

  1. S1-2016-328723-abstract.pdf  
  2. S1-2016-328723-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-328723-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-328723-title.pdf