TATA KELOLA PROGRAM TAYUB PADANG BULAN OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DAERAH KABUPATEN NGANJUK TAHUN 2006 SAMPAI 2016
MARIA ULFA YUDHA J, Prof. Dr. A. M. Hermien Kusmayati; Dr. Rr. Paramitha Dyah F, M. Hum
2016 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni RupaPenelitian Tata Kelola Tayub Padang Bulan Oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Daerah Kabupaten Nganjuk memiliki tujuan penelitian secaraumum. Yaitu memberikan tambahan pengetahuan apresiasi tentang tata kelola seni pertunjukan Tayub Padang Bulan di Kabupaten Nganjuk. Selain itu memperbaiki sudut pandang baru untuk masyarakat umum tentang seni pertunjukan Tayub khususnya Tayub Padang Bulan di Kabupaten Nganjuk. Metode penelitian menggunakan pendekatan Etnografi. Tujuan utama aktivitas penelitian ini yaitu memahami pandangan hidup dari penduduk asli. Pemahaman peneliti kepada aktifitas narasumber dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nganjuk. Pemahaman tentang manajemen seni pertunjukan program pentas Tayub Padang Bulan. Jenis penelitian untuk menguraikan hasil penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis. Kualitatif deskriptif analitis berusaha mengumpulkan informasi mengenai gejala atau keadaan menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini baik bentuk, latar belakang dan aktifitas manajemen seni pertunjukan memberikan dampak yang positif. Pada awalnya adalah program pembinaan pentas yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap pelaku seni terutama waranggana, yang kemudian menjadi pola penyajian Tayub khas Kabupaten Nganjuk. Perubahan ini menjadikan Tayub Padang Bulan tidak selalu dilaksanakan ketika Bulan Purnama sesuai program yang disusun oleh pemerintah. Karena bersifat sebagai perlindungan, maka proses manajemen program ini berbeda dengan pengelolaan pada umumnya. Kesenian Langen Tayub Padang Bulan tidak pernah sepi peminat. Meskipun seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan pelaku kesenian Tayub Padang Bulan mulai kesulitan mencari penerus waranggana sebagai pelestari kesenian ini.
This study entitled "The research of the management of Tayub Padang Bulan by the Ministry of Culture and Tourism 2006 to 2016" has a general purpose. First, it is aimed to give a supplementary knowledge toward the appreciation of management of performance art of Tayub Padang Bulan in Nganjuk regency. Moreover, it is expected that this study could reform the societys point of view toward the performance art of Tayub especially Tayub Padang Bulan in Nganjuk Regency. The research method of this study is Ethnography research. The main aim of this activity is to comprehend/ understand what the native peoples point of view toward life. The researchers comprehension of the interviewee is gathered from the culture and tourism department of Nganjuk regency. The understanding of the management of stage performance art of Tayub Padang Bulan. The data gathered was analyze by using a method called qualitative descriptive. Qualitative descriptive analytic was done in order to gather information about the indication of certain condition or situation when the research was done. The results obtained from this study both forms, backgrounds and performing arts management activities have a positive impact. Langen Tayub Padang Bulan Art never enthusiasts. Although as the development of science and technology actors tayub Padang Bulan art started having trouble finding a successor waranggana as a preserver of this art. This changes make tayub Padang Bulan is not always carried out when the Moon according to the program prepared by the Ministry. Because it is as a protection, then the program management process is different from the management in general. Performing art Tayub Padang Bulan never enthusiasts. Although as the development of science and technology actors tayub art Padang Bulan started having trouble finding a successor waranggana as a preserver of this art.
Kata Kunci : Tata Kelola, Tayub, Padang Bulan, Nganjuk