BENTUK DAN SASARAN SENTIMEN REGIONAL PADA MASYARAKAT KOREA SELATAN DALAM SERIAL DRAMA REPLY 1994 (EUNGDABHARA 1994) : Analisis Sosiologi Sastra
PUTRI PANDI A, Dr. Novi Siti Kussuji Indrastuti, M.Hum.
2016 | Skripsi | S1 BAHASA KOREAJudul penelitian ini adalah Bentuk dan Sasaran Sentimen Regional pada Masyarakat Korea Selatan dalam Serial Drama Reply 1994 (Eungdabhara 1994): Analisis Sosiologi Sastra. Penelitian ini memfokuskan sentimen regional dalam kehidupan sehari-hari sebagai objek penelitian dengan menganalisis gambaran kondisi masyarakat Korea Selatan pada drama yang berlatar di Seoul pada tahun 1994-2013 dengan menggunakan teori sosiologi sastra dari Alan Swingewood. Dipaparkan juga tinjauan umum mengenai sentimen regional sebagai gambaran kondisi di Korea Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan objek-objek yang menjadi sasaran sentimen regional dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Korea Selatan di luar bidang politik yang tidak banyak diungkapkan sebelumnya serta wujudnya. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa drama Reply 1994 (Eungdabhara 1994) menunjukkan tipe sasaran sentimen regional dalam masyarakat Korea Selatan yang terbagi atas sentimen regional antara kota dengan daerah dan sentimen regional antardaerah. Berdasarkan sifat sasarannya, bentuk sentimen regional tersebut terbagi lagi menjadi sentimen regional fisik dan non-fisik. Objek sasaran yang ditemukan di antaranya berkaitan dengan fasilitas publik, pengetahuan, dialek, kebiasaan, produk makanan, penampilan fisik, wilayah administratif, karakter, kondisi lingkungan, mata pencahariaan, tingkah laku, tokoh penting, dan pengaruh preferensi politik. Sentimen regional yang tercermin dalam drama ini berwujud sindiran, ejekan, labeling, kekhawatiran yang berlebih, membanding-bandingkan, inferioritas, dan keterkejutan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa sentimen regional horizontal tidak lagi sekuat dahulu dan hanya muncul pada masa menjelang pemilihan umum presiden. Di sisi lain, sentimen regional vertikal lebih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan masyarakat Korea Selatan. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi warga asing khususnya Indonesia untuk mengantisipasi konflik dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan warga Korea Selatan.
The title of this research is Form and Objects of Regional Sentiment in South Korea Society on Reply 1994 (Eungdabhara 1994) Drama Series: Sociology of Literature. This research examines the regional sentiment in daily life as the object by analyzing the representation of South Korea society's condition on the drama which took Seoul in 1994-2013 as the background utilize sociology of literature theory from Alan Swingewood. An overview of the regional sentiment is also provided as a portray of the conditions in South Korea. The goal of this research is to find out the object of regional sentiment instead of politic side yet still in South Korea's daily life and its form. Based on the analysis, it is known that type of regional sentiment in South Korea Society divided into regional sentiment between the city and the countryside and also regional sentiment among the countryside itself. Meanwhile, based on the characteristic of the objects, it is divided into physical and non-physical regional sentiments. The target objects of regional sentiment found in the drama involve public facility, knowledge, dialec, custom, food product, physical appearance, administrative area, characterteristic of local people, environmental condition, livelihood, behavior, key figures, and political preferences. Regional sentiment that is reflected in this drama formed as satire words, ridicule act, labeling, excessive worries, comparison, inferiority, culture shock and so forth. Based on the analysis's result, it can be concluded that horizontal regional sentiment is not as strong as decades ago and it only rises when president election comes. In other hand, vertical regional sentiment can be found in South Korean daily life indeed. For instance, the result of this research could be advantaged for foreigner especially Indonesian to avoid intercultural miscommunication with Korean.
Kata Kunci : Bentuk, Sasaran, Sentimen Regional, Korea Selatan, Drama, Sosiologi Sastra