Laporkan Masalah

PENGARUH EKSTRAK ETANOLIK BIJI PEPAYA (Carica Papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PENYEBAB GINGIVITIS (Kajian pada Aggregatibacter actinomycetemcomitans)

BADRA KUMALA, drg. Suryono, Ph.D., SH., MM ; drg. Al Sri Koes Soesilowati, SU., SpPerio(K)

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Penumpukan bakteri plak merupakan penyebab utama terjadinya gingivitis. Salah satu bakteri yang berperan dalam gingivitis adalah Aggregatibacter actinomycetemcomitans, yang pertumbuhannya dapat dihambat menggunakan produk antibakteri alamiah yaitu ekstrak etanolik biji pepaya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak etanolik biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Penelitian ini menggunakan 28 sampel yang terbagi dalam 7 kelompok, yaitu 5 kelompok perlakuan (ekstrak biji pepaya konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, 20%, dan 40%), 1 kelompok kontrol positif (Chlorhexidine 0,2%), dan 1 kelompok kontrol negatif (akuades steril). Larutan-larutan tersebut diteteskan sebanyak 100µL ke dalam lubang sumuran pada media Mueller Hinton Agar yang telah diusapkan suspensi bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Bakteri selanjutnya diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam. Zona hambat yang terbentuk kemudian diukur menggunakan jangka sorong dengan ketelitian 0,001mm. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat pada ekstrak etanolik biji pepaya konsentrasi 20% dan 40%, serta Chlorhexidine 0,2%. Pada ekstrak etanolik biji pepaya konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%, serta akuades steril tidak menunjukkan adanya zona hambat pertumbuhan bakteri. Hasil uji one-way ANOVA menunjukkan adanya pengaruh ekstrak etanolik biji pepaya terhadap pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Hasil uji Post Hoc Scheffe menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh ekstrak etanolik biji pepaya terhadap pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans.

Accumulation bacteria plaque is the main etiology of gingivitis. One of the bacteria that cause gingivitis is Aggregatibacter actinomycetemcomitans, that the growth can be inhibited by the natural antibacterial called papaya seed ethanolic extract. The aim of this research was to determine the effect of papaya seed (Carica papaya L.) ethanolic extract against the growth of bacteria Aggregatibacter actinomycetemcomitans. This research was using 28 samples that divided into 7 groups, consisted of 5 treatment groups (papaya seed ethanolic extract concentration of 2,5%, 5%, 10%, 20%, and 40%), 1 positive control (Chlorhexidine 0,2%), and 1 negative control (aquadest sterile). Those solution were drop 100µL into each wells in Mueller Hinton Agar that was swabbed by the suspensions of Aggregatibacter actinomycetemcomitans. The bacteria were incubated at 37oC for 24 hours. The inhibition zone were measured using a sliding caliper with 0,001mm accuracy. The result of this research showed that the inhibition zone were appear around the wells of 20% and 40% concentrated papaya seed ethanolic extract, and Chlorhexidine 0,2%. On papaya seed ethanolic extract concentration of 2,5%, 5%, 10%, and aquadest sterile didn’t seen the inhibition zone. The result of one-way ANOVA showed that there was an effect of papaya seed ethanolic extract against the growth of bacteria Aggregatibacter actinomycetemcomitans. The result of Post Hoc Scheffe showed significant difference between groups. The conclusion of this research was that papaya seed ethanolic extract gave effect to the growth of bacteria Aggregatibacter actinomycetemcomitans.

Kata Kunci : antibakteri, ekstrak etanolik biji pepaya, Aggregatibacter actinomycetemcomitans

  1. S1-2016-328846-abstract.pdf  
  2. S1-2016-328846-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-328846-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-328846-title.pdf