Laporkan Masalah

Persepsi Pesan Gambar pada Kemasan Rokok dengan Ketidakinginan untuk Mencoba Rokok pada Mahasiswa Bukan Perokok di Universitas Gadjah Mada

PUTU TRAHINARI SATVIKA RUMTHI, Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D. ; Dra. Retna Siwi Padmawati, MA.

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang: Berbagai dampak buruk akibat rokok meningkat seiring dengan bertambahnya prevalensi jumlah perokok di Indonesia. FCTC yang akhirnya dibentuk untuk memerangi tembakau, mengeluarkan regulasi mengenai pencantuman gambar pada peringatan kesehatan di kemasan rokok. Melihat besarnya dampak positif pesan gambar tersebut bagi perokok dan paparan yang cukup tinggi bagi bukan perokok, perlu diteliti dampak pesan gambar tersebut bagi bukan perokok. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pesan gambar pada kemasan rokok dengan ketidakinginan untuk mencoba rokok pada mahasiswa/i bukan perokok di Universitas Gadjah Mada. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian berasal dari 4 klaster di UGM, Yogyakarta. Responden berjumlah 160 orang. Untuk menganalisis hubungan antara persepsi dan ketidakinginan untuk mencoba rokok dilakukan uji korelasi gamma. Perbedaan persepsi antara klaster diuji menggunakan uji analysis of variance, sementara perbedaan persepsi antar jenis kelamin diuji dengan uji t tidak berpasangan. Hasil: Pesan gambar mengenai kanker paru menempati posisi pertama untuk aspek paling menarik perhatian, sementara pesan gambar mengenai kanker tenggorokan menjadi pesan gambar paling menakutkan dan informatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi dengan motivasi untuk tidak mencoba rokok (p = 0,000). Tidak terdapat perbedaan persepsi antara 4 klaster (p = 0,227), namun terdapat perbedaan persepsi antar jenis kelamin (p = 0,047). Kesimpulan: Persepsi terhadap pesan gambar dengan motivasi untuk tidak merokok saling berhubungan.

Background: Cigarettes cause unpleasant consequences that increase along with the prevalence of smokers. FCTC was finally founded to control tobacco, and created a regulation about pictorial health warning on cigarette pack. This regulation had given positive effects for smokers. Since exposure of cigarrete packs also extends to non-smokers, research need to be conducted to address the effect of pictorial warnings for non-smokers. Objective: To know correlation between perception of pictorial warning and motivation not to try smoking. Method: This research was descriptive study with cross-sectional research plan. Respondents were students from four clusters in UGM, Yogyakarta. There were 160 samples that were taken. Gamma test was used to analyze the correlation between perception of pictorial warning and motivation not to try smoking. Analysis of variance was used to analyze the difference of perception based on four clusters. Unpaired t test was used to analyze the difference of perception between men and women. Result: Warning about lung cancer was regarded as the most salient, while warning about throat cancer was regarded as the most to inspire fear and informative. There was correlation between perception and motivation not to try smoking (p = 0,000). No difference found between perception based on four clusters (p = 0,227), meanwhile there was difference of perception between men and women (p = 0,047). Conclusion: There was correlation between perception of pictorial warning and motivation not to try smoking.

Kata Kunci : pesan peringatan bergambar, bukan perokok, persepsi, kemasan rokok, pictorial health warning, non-smoker, perception, cigarette pack

  1. S1-2016-329252-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329252-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329252-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329252-title.pdf