Pengaruh Pelatihan Care for Child Development terhadap Pengetahuan dan Motivasi Kader Posyandu di Kota Yogyakarta
NANANG ARIF K, Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Keberhasilan program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sangat dipengaruhi oleh peran kader. Pengetahuan dan motivasi kader yang baik akan meningkatkan peran kader dalam menjalankan Posyandu. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pelatihan CCD terhadap pengetahuan dan motivasi kader Posyandu di Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan rancangan non-equivalent with control group. Subjek dari penelitian ini adalah kader Posyandu di wilayah Puskesmas Mantrijeron sebanyak 13 orang sebagai kelompok intervensi dan Puskesmas Kota Gede II sebanyak 11 sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Pelatihan pada kader kelompok intervensi menggunakan metode yang terstruktur, sedangkan pada kelompok kontrol, kader hanya mendapatkan penjelasan singkat. Analisis menggunakan uji univariat dan bivariat dengan paired t-test, independent t-test, dan uji korelasi Pearson dengan tingkat kemaknaan <0,05. Hasil: Terdapat peningkatan skor pengetahuan pada kelompok intervensi namun tidak bermakna secara statistik dengan nilai P= 0,203 dan pada kelompok kontrol dengan nilai P= 0,860 (P> 0,05). Pada kelompok intervensi dan kontrol terdapat peningkatan skor motivasi yang signifikan dengan nilai P< 0,001 pada kelompok intrvensi dan P= 0,001 pada kelompok kontrol. Tidak terdapat perbedaan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberi pelatihan CCD baik pada pengetahuan (P= 0,266) maupun motivasi (P= 0,802). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pelatihan CCD terhadap pengetahuan dan motivasi kader Posyandu.
Background: The success of Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) program is strongly effected by the role of cadres. An excellent knowledge and a great motivation of cadres would increase the role of cadres in carrying Posyandu. Objective: To determine effect of CCD training on knowledge and motivation Posyandu’s cadres in the city of Yogyakarta. Methods: This study was a quasi-experimental design with non-equivalent control group. The subjects of this research were 13 Posyandu’s cadres from Puskesmas Mantrijeron as the intervention group, and 11 Posyandu’s cadres from Puskesmas Kota Gede II as the control group. Sampling method of this research used cluster sampling. Structured methods were used for training of the intervention group, whereas the control group only used a brief explanation. The data analyzed by using univariate, and bivariate analyzed by using paired t-test, independent t-test and Pearson correlation test with significance level <0,05. Results: There was increased knowledge score in the intervention group but not significant statistically (α= 0,203) and the control group (α= 0,86). There was significant increase in motivation score in the intervention group (α<0,001) and the control group (α= 0,001). There were no differences on knowledge (α= 0,266) and motivation (α= 0,802) between the intervention group and the control group after given CCD training.
Kata Kunci : CCD, kader Posyandu, motivasi, pelatihan kader, pengetahuan