PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN AKHLAK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PRIBADI SISWA (Studi di Sekolah Dasar Islam Al Firdaus Kelas VI Magelang, Jawa Tengah)
SUKANTO, Prof. Dr. Armaidy Armawi, M.Si;Prof. Dr. H,R.Soejadi,S.H.
2016 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPeran guru pendidikan agama Islam menjadi salah satu faktor penentu dalam membentuk akhlak siswa dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Tujuan penelitian dalam tesis ini adalah: (1) untuk mengetahui peran dari guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai akhlak terhadap Siswa; (2) untuk mengetahui implikasi peran dari guru pendidikan agama Islam dengan ketahanan pribadi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan strategi studi pada Sekolah Dasar Islam Al Firdaus, dalam wilayah Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah, sehingga proses pengumpulan data dan analisis data akan lebih terarah pada permasalahan yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian ditemukan ada lima kendala yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam yaitu: (1) pengalaman guru kurang, (2) kurikulum yang sering berubah, (3) kesejahteraan guru yang masih kurang, (4) fasilitas pendidikan yang masih kurang serta (5) pengaruh lingkungan siswa. Adapun upaya peningkatan peran guru Pendidikan Agama Islam yaitu dengan mengatasi kendala antara lain dengan: (1) meningkatkan profesionalisme guru; (2) menyusun kurikulum pendidikan berbasis pendidikan akhlak; (3) meningkatkan dan memanfaatkan fasilitas yang ada dengan maksimal; (4) meningkatkan motivasi guru; dan (5) memberdayakan guru sebagai penasehat bagi orang tua dan siswa. Keberhasilan membentuk akhlak mulia siswa dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa tergantung pada guru pendidikan agama Islam menjalankan perannya sebagai guru yang amanah dan bisa menjadi teladan serta mampu memotivasi siswa. Keberhasilan penanaman akhlak akan membentuk siswa yang memiliki keuletan dan ketangguhan, sehingga mampu menghadapi segala ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang datang dari dalam diri maupun dari luar luar akibat pengaruh tehnologi dan globalisasi.
The role of Islam teachers is one of the determining factors in planting students moral and it has implications towards students personal resilience. The purposes of the research are (1) to determine the role of Islam teachers in planting moral values or akhlaq to the students and (2) to determine the implications of Islam teachers role toward students personal resilience. This study is a descriptive qualitative and descriptive quantitative research. It used study-strategy in Al Firdaus Islamic Elementary School, Mertoyudan Subdistrict, Magelang Regency, Central Java Province, so that the data collection and data analysis were directed to the predetermined hypothesis. The research results showed that there are five obstacles faced by Islam teacher. They are (1) the lacking of experience of teacher, (2) the often changing of curriculum, (3) the less welfare of teachers, (4) the lacking educational facilities and (5) the influence of studentsâ environment. The efforts to improve the role of Islam teachers in solving the problems were by (1) improving teachers professionalism (2) formulating the curriculum based on moral education (3) increasing and utilizing the existing facilities (4) improving the teachers motivation and (5) empowering the teachers as advisors for parents and students. The success of develop good morals of the students and its implications toward students personal resilience depend on how the Islam teachers play their role as good teachers who can be the role models and how there are are able to motivate them. The success of teaching morality will create strong and tough students who are able to face any threats, disturbances, obstacles, and challenges from internal and external themselves as the impact of modern technology and globalization.
Kata Kunci : Peran, Guru Pendidikan Agama Islam, Ketahanan Pribadi Siswa, Role, Islam Teacher, Students' Personal Resilience