PEMBATALAN AKTA PERNYATAAN NOTARIS MENGENAI PERJANJIAN PINJAM NAMA PERORANGAN ATAS PEMBELIAN TANAH BERSERTIFIKAT HAK GUNA BANGUNAN STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SEMARANG NOMOR : 126/Pdt.G/2014/PN.SMG
MARADHIEAN S, Prof. Dr. Tata Wijayanta, S.H., M.Hum
2016 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji yang menjadi penyebab batalnya akta notaris dan untuk mengetahui dan mengkaji dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Semarang. Jenis penelitian menggunakan penelitian normatif empiris, yang menggunakan data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data penelitian ini dengan metode dokumentasi dan wawancara yang dilakukan secara langsung terhadap responden narasumber. Alat pengumpulan data dalam penelitian menggunakan studi dokumen dan pedoman wawancara bebas terpimpin. Data diperoleh menggunakan analisis kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa akta yang dibuat oleh notaris memuat perjanjian pinjam nama atau perjanjian simulasi, yang isinya tidak sesuai dengan kenyataan. Pihak dalam perjanjian tidak memperhatikan asas-asas dalam perjanjian sehingga berakibat perjanjiannya tidak memliki kepastian hukum. Akta yang bertentangan tersebut memuat unsur-unsur perbuatan melawan hukum. Pertimbangan Majelis hakim dalam memutuskan gugatan penggugat ialah berdasarkan pengakuan tergugat dalam persidangan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembatalan akta notaris dikarenakan akta notaris yang dibuat bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan tidak memliki kepastian hukum. Pertimbangan hakim dalam memutus perkara tersebut berdasarkan alat bukti berupa pengakuan oleh pihak tergugat yang menyatakan bahwa seluruh dalil-dalil penggugat dibenarkan pada saat proses pembuktian. Notaris disarankan dalam menjalankan tugas jabatannya harap memberikan penyuluhan hukum sehingga tidak merugikan para pihak dan akta yang dibuat memiliki kekuatan hukum yang pasti.
This study aims to determine and analyze the cause of the cancellation of notaries act and to know and study the basic considerations Semarang District Court Judge. This type of research using normative empirical research, that uses primary and secondary data. This study collected data by the method of documentation and interviews conducted directly to the respondent sources. Data collection tools in research using document study and free interview guided. Data obtained using qualitative analysis and presented descriptively. Based on the results of the study show that the act made by notaries either name loan agreement or simulation agreement, which does not correspond to reality. Parties to the agreement are not paying attention to the fundamentals of the agreement resulting agreement does not have legal certainty. The act that opposite includes elements of tort. The consideration of panel of judges in deciding plaintiff is based on the recognition of the defendant in the trial. Based on the results of the study concluded that the cancellation is caused by notaries act made contrary to the laws and regulations and does not have legal certainty. Consideration judge in deciding the case based on evidence in the form of a confession by the defendant stating that all arguments of the plaintiff is allowed during the verification process. Notary suggested in his duties please provide information on the law that does not undermine the parties and act that would have the force of law.
Kata Kunci : Pembatalan akta, perbuatan melawan hukum, pertimbangan hakim