Pengaruh Konseling Care for Child Development (CCD) oleh Kader terhadap Pengetahuan dan Sikap Caregiver di Kota Yogyakarta
PUTRI PRAYANGSARI , Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Untuk mencapai perkembangan Balita yang optimal, diperlukan adanya stimulasi yang sesuai. Stimulasi yang diberikan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap caregiver mengenai perkembangan anak sehingga diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap caregiver yaitu dengan pemberian konseling CCD. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap caregiver sebelum dan sesudah mendapat konseling dari kader mengenai perawatan perkembangan anak (CCD). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental dengan rancangan non-equivalent with control group. Subjek dari penelitian ini adalah caregiver balita di wilayah Puskesmas Mantrijeron sebanyak 52 untuk kelompok intervensi dan Puskesmas Kotagede II sebanyak 48 untuk kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan cluster dan purposive sampling. Konseling pada kelompok intervensi diberikan oleh kader yang telah mengikuti pelatihan terstruktur sedangkan pada kelompok kontrol, kader hanya mendapat penjelasan singkat. Analisis menggunakan uji univariat, uji wilcoxon, uji U Mann Whitney, dan uji korelasi spearman dengan tingkat kemaknaan <0,05. Hasil Penelitian: Tidak terdapat peningkatan yang bermakna skor pengetahuan pada kelompok intervensi (P= 0,334) dan pada kelompok kontrol (P= 0,376). Pada kelompok intervensi terdapat peningkatan sikap yang signifikan (P= 0,001) dan pada kelompok kontrol juga terdapat peningkatan sikap, namun tidak signifikan (P= 0,237). Tidak terdapat perbedaan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberi konseling baik pada skor pengetahuan (P= 0,224) maupun skor sikap (P= 0,062). Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap responden setelah diberikan konseling perawatan perkembangan anak oleh kader.
Background: To achieve optimal child development requires appropriate stimulation. Stimulation can be influenced by the caregiver's knowledge and attitudes about child development so that efforts are required to improve the knowledge and attitudes by providing CCD counseling to caregiver. Objective: to know the differences of caregiver knowledge and attitude before and after receiving care for child development counseling from health volunteer. Methods: This study was quasi-experimental design with non-equivalent control group. The subject of this research were the caregiver for children under five in the region Puskesmas Mantrijeron as much as 52 to the intervention group and 48 caregivers from Puskesmas Kota Gede II for the control group. The subject were recruited using cluster sampling and purposive sampling technique. Counseling in the intervention group was given by volunteers who have been following a structured training while the control group given by volunteer who only got a brief explanation. Analysis using univariate test, Wilcoxon test, U Mann Whitney test and Spearman correlation test with significance level <0,05. Results: There was no significant increase in knowledge score in the intervention group (P = 0,334) and in the control group (P = 0,376). In the intervention group, there was a significant increase in attitude score (P = 0,001) and in the control group also found an increase in attitude, but not significant (P = 0,237). There was no differences between the intervention and control group after being given good counseling on knowledge score (P = 0,224) and attitude scores (P = 0,062). Conclusion: There was an increased in caregiver knowledge and attitude after care for child development counseling given by by health volunteer.
Kata Kunci : Konseling care for child development, pengetahuan, sikap, caregiver